Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Realisasi Pendapatan Daerah Kalsel Hingga September 2023 Capai 22,76 Triliun

×

Realisasi Pendapatan Daerah Kalsel Hingga September 2023 Capai 22,76 Triliun

Sebarkan artikel ini
IMG 20231027 WA0041 1 e1698413358195
Acara Publikasi Alco Regional Kalimantan Selatan Realisasi sampai 30 September 2023 di Aula Barito Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah di Banjarmasin, Jumat (127/10/2023). (Kalimantanpost.com/ful)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com –
Kinerja APBD Regional Kalimantan Selatan sampai dengan 30 September 2023, untuk realisasi pendapatan daerah mencapai 22,76 triliun atau sekitar 74,89 persen dari target.

“Pendapatan daerah ini terdiri
dari Pendapatan asli daerah sebesar 5,25 triliun, pendapatan transfer 17,46 triliun, dan lain-lain
pendapatan daerah yang sah sebesar 53,11 miliar,” kata
Kepala Kanwil DJPb Provinsi Kalimantan Selatan, Syafriadi
dalam acara Publikasi Alco Regional Kalimantan Selatan Realisasi sampai 30 September 2023 di
Aula Barito Kantor Wilayah DJP Kalimantan Selatan dan Tengah di Banjarmasin, Jumat (127/10/2023).

Kalimantan Post

Syafriadi yang didampingi
Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Kalimantan Selatan, Kusumawardhani
Kepala Kanwil DJP Provinsi Kalimantan Selatan dan Tengah, Tarmizi serta Moderator: Juanda, Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPb Kalsel menambahkan, dari sisi Belanja Daerah, telah terealisasi sebesar 18,53 triliun atau sekitar 58,56 persen.

“Realisasi Belanja Daerah ini terdiri dari Belanja Operasional sebesar 12,36 triliun, belanja modal 2,90 triliun, belanja tak terduga 24,80 miliar, dan belanja transfer sebesar 3,26 triliun,” ucapnya.

Menurut Syafriadi, realisasi Belanja Daerah tertinggi pada Kabupaten Hulu Sungai Utara prosentase sebesar 72,79 persen dan yang paling kecil adalah pada Kabupaten Balangan sebesar 47,81 persen.

“Realisasi TKD sampai 30 September 2023 sebesar 15,72 triliun atau 67,56 persen dari pagu. Capaian ini
meningkat 19,80 persen dibandingkan tahun lalu. Dengan rincian Dana Bagi Hasil (DBH) sebesar 6,21 triliun,” tandasnya.

Lalu, dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 6,01 triliun, DAK Fisik sebesar Rp 585,14 miliar, DAK Non Fisik sebesar
Rp 1,67 triliun, hibah Rp 0,73 miliar, dana desa 1,16 Rp triliun, dan intensif fiskal sebesar Rp 74,05 miliar.

Realisasi TKD terbesar pada Kabupaten Balangan mencapai 77,26 persen dari pagu. Sedangkan realisasi TKD terendah pada Kabupaten Tanah Bumbu baru sebesar 54 persen dari pagu.

Baca Juga :  Perkuat Bisnis, Bangun Banua Kalsel Siapkan Anak Perusahaan Baru

“Khusus untuk realisasi DAK Fisik di Kalimantan Selatan telah terealisasi sebesar 51,14 persen,” tegasnya.

Syafriadi juga mengungkapkan, Kabupaten Barito Kuala menempati peringkat pertama penyaluran DAK Fisik berdasarkan persentase realisasi dari pagu dan Rencana Kegiatan (RK) di lingkup Pemda Kalimantan Selatan.

“Untuk realisasi Dana
Desa, sampai dengan 30 September 2023 ini Kabupaten Barito Kuala juga menempati peringkat pertama. Realisasi Dana Desa dengan persentase sebesar 85,16 persen Kalimantan Selatan menempati peringkat ke-8 penyaluran Dana Desa se-Indonesia. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan