Gulat Kalsel ingin pertahankan tradisi medali emas di ajang PON. Untuk merealisasikannya, tim pelatih memprogramkan TC di luar negeri.
Banjarmasin, KalimantanPost.com – Cabang olahraga gulat Provinsi Kalimantan Selatan ingin mempertahankan tradisi medali emas, di ajang PON termasuk di PON XXI tahun 2024 di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.
Menurut pelatih gulat Kalsel, Zulkhaidir kepada media di Banjarmasin Rabu (3/1/2024,tim gulat Kalsel memastikan mendapat 15 kuota di PON Aceh Sumut tahun 2024 ini. Untuk memenuhi target mempertahankan tradisi medali emas, anak asuhan Zulhaidir tersebut mengagendakan sejumlah program salah satunya try out ke luar negeri.
‘’Setelah menjalani Babak Kualifikasi (BK) PON 2023 lalu, tim gulat kalsel memastikan 15 tiket di PON Aceh Sumut tahun 2024 ini. 15 tiket ini diperoleh dari empat nomor gaya bebas putera, enam nomor gaya bebas puteri, serta lima nomor gaya grego,’’ jelas Khaidir sapaan akrab pelatih gulat Zulkhaidir yang selalu meraih emas di PON dan belum terkalahkan dikelasnya.
Ditambahkannya, usai Pra PON anak asuhannya langsung melaksanakan latihan secara continue, dalam upaya capaian medali emas tim gulat kalsel merencanakan sejumlah program latihan, salah satunya uji coba ke luar negeri yang dianggap dapat meningkatkan kualitas bertanding para pegulat.
‘’ 15 orang kami optimalkan untuk tc mandiri, hasil kemaren kita evaluasi, kalau kita bicara ideal untuk arahnya PON, harus ada uji coba dalam dan luar negeri.
pada Pra PON lalu tim gulat Kalsel memperoleh tiga emas, dua perak serta empat perunggu,’’ bebernya.
Disinggung tentang rencana TC ke luar negeri, idealnya gulat sebagai cabor unggulan harus merealisasikannya. Namun hal itu terpulang pada masalah anggaran yang tersedia, ujarnya.
Menurut Khaidir ada 3 negara di Eropa yang bisa jadi tujuan untuk tempat pemusatan latihan (TC), yakni di Bulgaria, Romania dan Moldova. Karena gulat Kalsel sudah memiliki chanel di tiga Negara yang memang gudangnya pegulat-pegulat handal kelas dunia tersebut.
Keuntungannya melaksanakan TC di luar negeri, disana para pegulat Kalsel memiliki kesempatan untuk sparring dengan banyak pegulat tangguh kelas dunia, sehingga mereka bisa menyerap ilmunya yang nantinya bias diaplikasikan dalam ajang PON.
Sejauh ini, kata Khaidir berdasarkan pengalaman terdahulu, setelah TC di luar negeri para pegulat Kalsel mengalami peningkatan yang sangat signifikan.
Diingatkannya, beberapa daerah yang menjadikan cabor gulat sebagai andalan, seperti Jawa Barat, Jawa Timur dan Kalimantan Timur serta Sumatera Barat melakukan TC di luar negeri.(nfr/k-9)















