Iklan
Iklan
Iklan
BANUA KITATabalong

Diiringi Kesenian Hadrah, Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Tinggalkan Rumah Dinas

×

Diiringi Kesenian Hadrah, Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Tinggalkan Rumah Dinas

Sebarkan artikel ini
- Bupati Tabalong Anang Syakhfiani beserta istri dan keluarga pamit meninggalkan rumah dinas di Komplek Pendopo Bersinar Pembataan Kecamatan Murung Pudak menyusul berakhirnya masa jabatan sebagai kepala daerah pada hari ini, Minggu (17/3/2024). (Kalimantanpost.com/Antara)

TANJUNG, Kalimantanpost.com – Suasana haru terlihat saat Bupati Tabalong, Kalimantan Selatan (Kalsel) Anang Syakhfiani meninggalkan rumah dinas di Komplek Pendopo Bersinar Pembataan Kecamatan Murung Pudak menyusul berakhirnya masa jabatan sebagai kepala daerah pada hari Minggu (17/3/2024).

Menggunakan mobil land cruiser pribadinya Anang bersama istri Syarifah Syifa Anang Syakhfiani langsung menuju rumah pribadi di Kelurahan Belimbing sekitar satu kilometer dari rumah dinas.

Android

“Mulai besok saya jadi warga Tabalong biasa dan tinggal di Kelurahan Belimbing tempat saya dilahirkan,” ungkap Anang di Tabalong, Minggu (17/3).

Pelepasan Bupati Tabalong pun cukup mengharukan dihadiri para pejabat dan ASN lingkup Pemkab Tabalong, Forkopimda, tokoh masyarakat, alim ulama serta elemen masyarakat lainnya.

Diiringi kesenian hadrah dari Madrasah Tsanawiyah Negeri 9 Tabalong Anang memberi salam kepada kalangan pejabat, ASN dan para pihak lainnya yang berjejer hingga menuju mobil pribadinya.

Dalam sambutannya sebelum meninggalkan rumah dinas Anang menyampaikan kemajuan dan keberhasilan di ‘Bumi Saraba Kawa’ ini berkat kerja keras bersama.

“Sejak awal Bupati hanya sebagai supporting dan mengarahkan namun kalian lah yang bekerja keras,” ungkap Anang sebelum meninggalkan rumah dinas.

Karena itu Anang merasa di ujung masa jabatannya ada kebanggaan terhadap jajarannya dan masyarakat Tabalong yang telah bekerja kerja memajukan daerah.

Ia juga berpesan jika ini berhasil perbanyak teman dan ciptakan lawan (tapi bukan musuh) untuk lebih berhasil lagi.

“Dengan keberadaan lawan bagi Anang dapat membuat kita mawas diri,” ujarnya.

Dalam acara pelepasan Anang didampingi istri, anak dan menantu juga menyampaikan permohonan maaf kepada jajarannya jika selama perombakan pejabat atau mutasi jabatan ada yang tidak berkenan.

“Saya ingin meninggalkan yang terbaik buat Tabalong,” ucapnya. (Ant/KPO-3)

Baca Juga:  Bupati HST Lantik 355 Formasi Guru dan 8 Tenaga Teknis Sebagai PPPK

Iklan
Iklan