Iklan
Iklan
Iklan
HEADLINE

Penuh Keakraban Warnai Acara Halal bi Halal Warga Saijaan Perantauan di Banjarbaru

×

Penuh Keakraban Warnai Acara Halal bi Halal Warga Saijaan Perantauan di Banjarbaru

Sebarkan artikel ini
- Suasana acara halal bi halal warga Saijaan di Banjarbaru dan Kerukunan Keluarga Kabupaten Kotabaru (K4P)yang dilaksanakan di rumah Hj Titien S di Banjarbaru, Sabtu (27/4/2024). (Kalimantanpost.com/ful)

BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Suasana penuh keakraban mewarnai acara halal bi halal warga Saijaan di Banjarbaru dan Kerukunan Keluarga Kabupaten Kotabaru (K4P)yang dilaksanakan di rumah Hj Titien S di Banjarbaru, Sabtu (27/4/2024).

Di acara tersebut tak hanya warga Saijaan yang ada di Kota Banjarbaru, Banjarmasin, Kabupaten Banjar dan sekitarnya juga dari Kotabaru sendiri.

Ketua Kerukunan Keluarga Kabupaten Kotabaru (K4P) Pusat Prof Dr Ir H Masganti mengatakan acara ini merupakan ajang silaturahmi warga Kotabaru yang ada di perantauan.

Alhamdulillah, kata dia, dalam acara ini berjalan sukses dengan dihadiri Urang Kotabaru tak hanya di Banjarbaru juga di Banjarmasin dan Martapura serta Kotabaru.

“Di acara ini juga kami manfaatkan merencanakan keberangkatan rombongan warga Saijaan di Banjarbaru, Banjarmasin, Martapura serta Kotabaru dan Hulu Sungai di acara halal bi halal (HBH) warga K4P yang akan dilaksanakan di Balikpapan, Kaltim 7-10 Juni mendatang,” ucapnya.

Dia pun berharap semua kontingen dari Kotabaru, Tanah Bumbu, Banjarmasin, Martapura dan Hulu Sungai supaya mempersiapkan segala sesuatunya mulai transportasi, penginapan dan lain-lain dari sekarang.

Sementara itu, rombongan dari Kotabaru, Zainal Arifin mengatakan mereka berangkat ada yang menggunakan bus serta tiga mobil pribadi ke Banjarbaru.

“Kebetulan kami dari Kotabaru juga mendapat undangan acara di halal bi halal. Kami pun menghadirinya dengan satu bus dan tiga mobil untuk bersilaturrahmi. Kami lama tidak ketemu kekawanan saja,” ujar mantan Kepala Finas Perikanan Kotabaru ini.

Acara halal bi halal warga Saijaan Perantauan di Kotabaru ini juga diselingi tausiah yang disampaikan
ustadz Hendri.

“Momentum halal bi halal ini untuk bersilaturrahmi bubuhaan warga Saijaan yang berada di perantauan,” ujarnya.

Ditambahkannya, namanya sesama perantauan, warga Kotabaru harus saling tolong menolong, karena berasal dari satu kampung.

Baca Juga:  Festival Seni dan Qasidah 2022 Menuju Masyarakat Kalteng Religius & Moderat

“Namanya sesama perantauan jadi rasa badangsanak kandung bila daerah urang,” ucapnya. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan