Space Iklan
Space Iklan
Space Iklan
OPINI PUBLIK

PERSAUDARAAN MUSLIM

×

PERSAUDARAAN MUSLIM

Sebarkan artikel ini

Oleh : H AHDIAT GAZALI RAHMAN

Masyarakat pada umumnya mengatakan bahwa persudaraan itu terbagi kepada tiga sebab, yakni karena pertalian darah, saudara sebapak, seibu, persaudaraan. Karena daerah tempat tinggal, atau biasa disebut per saudara karena suku, seperti yang lahir di Banjar suku Banjar, lahir di Jawa maka suku Jawa, lahir di Bali suku Bali. Ada lagi persudaraan karena keyakinan atau agama, hal ini dikuatkan hadis Nabi SAW, “Sesama muslim adalah saudara, tidak boleh saling mendzalimi, mencibir atau merendahkan. Ketakwaan itu sesungguhnya di sini, sambil menunjuk dada dan diucapkannya tiga kali”. (Abu Hurairah RA). Persaudaraan sesama muslim tidak mengenal daerah, negara, tak ada batasan wilayah. Jika seorang muslim, maka dia bersaudara dengan muslim lainnya, walaupun dari negara atau banua yang berbeda. Firman Allah SWT, “Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara. Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara kedua saudaramu itu dan takutlah terhadap Allah, supaya kamu mendapat rahmat”. (QS. Al Hujurat : 10).

Islam hadir untuk kebaikan dan kerahmatan bagi manusia. Setiap manusia, baik laki-laki maupun perempuan, berhak atas kerahmatan, kemaslahatan, kebaikan dan keadilan. Berbuat dan bersikap baik merupa kan anjuran yang tegas diperintahkan bagi seluruh umat Islam. Kepada sesama muslim, wajib hukumnya untuk saling bersikap baik, mengajar kan prinsip yang paling mendasar dalam Islam. Yaitu prinsip kemanusiaan melalui persaudaraan. Sesama muslim adalah saudara. “Seseorang sudah cukup jahat ketika ia sudah menghina sesama saudara muslim. Setiap muslim adalah haram dinodai jiwanya, hartanya dan kehormatan nya”.

Persaudaraan adalah ikatan psikologis, spiritual dan kemanusiaan yang tumbuh dan berkembang amat dalam di dalam hati nurani setiap orang, melekat dan terintegrasi menjadi satu kesatuan dalam berpikir, bersikap dan bertindak. Ikatan persaudaraan ini muncul karena kesamaan iman, kesamaan pola fikir, kesamaan mind set, kesamaan aspirasi, kesamaan kebutuhan, dan kesamaan cita-cita dan harapan dalam hidup bermasyarakat. Persaudaraan dengan demikian adalah proses yang menilai keberadaan masyarakat sebagai sistem sosial, keberadaan Negara, bangsa dan organisasi apapun. Persaudaraan ini kental dengan nilai yang menjadi dasar dinamika kehidupan seseorang, kelompok, dan masyarakat

Baca Juga:  Pengaruh Covid-19 Terhadap Bidang Pendidikan

Persaudaraan atau ukhuwah dalam Islam bukan hanya dititikberatkan kepada keterikatan atau kesatupaduan, tapi lebih dari itu. Ukhuwah atau persaudaraan adalah kesadaran atas kesamaan dan kebersamaan untuk mewujudkan rahmat Allah bagi seluruh alam ini. Persaudaraan mengandung makna sebagai instrumen perjuangan yang mulia dan sebagai strategi yang bersifat universal untuk menciptakan kemakmuran, keadilan dan kedamaian bagi manusia di alam semesta ini. Karena itu pula mengapa dalam Islam umat haruslah menjadi penguasa (khalifah) di muka bumi ini, tanpa menjadi khalifah, tujuan yang amat mulia ini mustahil dapat diwujudkan. Seperti apa yang terjadi sekarang Ummat Islam saudara kita yang berada Palestina, Thailand Selatan, Filipina Selatan dan Myanmar, mereka hidup seolah di negeri terjajah, kita sebagai umat Islam juga belum mampu memperjuangkan mereka sama dengan bangsa lain, terlepas dari belenggu penjajahan.

Iklan
Iklan