BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Polresta Banjarmasin akan selidiki asal senjata tajam yang diamankan dari tangan kedelapan remaja.
Disinyalir mereka terlibat dalam aksi viral berbahaya dengan membawa senjata tajam dan berkeliling kota untuk mencari lawan tawuran.
Hal ini disampaikan Pelaksana Harian (Plh) Kapolresta Banjarmasin, Kombes Pol Timbul RK Siregar, dalam konferensi pers di Mapolresta Banjarmasin, Selasa (5/5/2026).
Diungkapkan Timbul, pihaknya masih mendalami asal-usul senjata tajam yang digunakan, termasuk dugaan adanya pihak lain yang menyuplai barang tersebut.
“Ini masih kami telusuri sampai ke penyedia senjata tajamnya,” tegasnya.
Dikatakan Plh Kapolresta, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (3/5/2026) dini hari di sejumlah titik, antara lain kawasan Jembatan Pengambangan, Banua Anyar, hingga Jalan Pangeran Hidayatullah, Kecamatan Banjarmasin Timur.
Dari hasil penyelidikan, polisi mengamankan delapan remaja berusia 15 hingga 18 tahun yang seluruhnya masih di bawah umur. Mereka masing-masing berinisial MR (15), FF (17), MAF (17), MR (17), MIJ (16), AM (17), MSRA (17), dan FS (18).
Selain para pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa tiga bilah celurit, satu golok, serta satu sarung senjata tajam yang diduga sempat dibuang oleh para pelaku.
“Dari analisa video yang beredar di media sosial, tim gabungan Polsek Banjarmasin Timur dan Macan Kalsel Polresta Banjarmasin berhasil mengungkap delapan orang yang diduga terlibat,” tuturnya
Tak hanya itu, Timbul mengatakan, hasil pemeriksaan awal, para remaja tersebut merupakan gabungan beberapa kelompok yang sebelumnya telah sepakat untuk melakukan aksi tawuran. Mereka berkeliling kota untuk mencari kelompok lain yang menjadi lawan.
“Mereka janjian, lalu berkeliling mencari kelompok lain untuk diajak tawuran,” ujar Timbul.
Dalam hal ini, Plh Kapolresta mengimbau peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak, terutama di malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kriminal.
“Patroli rutin akan terus ditingkatkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Banjarmasin,” tambahnya.(yul/KPO-4).















