BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Program Profesi Apoteker Jurusan Farmasi Fakultas
Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menggelar Pengambilan Sumpah Apoteker ke-18 di Banjarbaru, Selasa (12/5/2026).
Sebanyak 39 apoteker baru resmi dilantik dan diambil sumpahnya, siap mengabdikan diri demi peningkatan layanan kesehatan masyarakat.
Selain itu, ULM juga menorehkan prestasi melalui capaian yang diraih oleh para lulusan periode ini, yang meraih nilai tertinggi di Kalsel.
Koordinator Program Studi Profesi Apoteker ULM, Apt. Anna Khumaira Sari,
M.Farm, mengungkapkan, mahasiswa apoteker ULM berhasil meraih nilai kelulusan ujian
kompetensi nasional tertinggi se-Kalimantan Selatan dengan tingkat kelulusan murni sebesar 100 persen.
“Prestasi ini merupakan kebanggaan besar bagi kami dan seluruh civitas akademika ULM,” kata Annna.
Ditambahkan, kelulusan 100% dalam ujian kompetensi nasional menunjukkan bahwa proses pendidikan yang dilaksanakan, kolaborasi dengan mitra dan persiapan mahasiswa dalam mengikuti ujian kompetensi
nasional telah berjalan dengan sangat baik.
Pada momen ini gelar lulusan terbaik ini diraih Ahmad Nurhadi dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sebesar 3,94.
“Pencapaian akademik tersebut mencerminkan dedikasi dan semangat belajar yang tinggi dari para mahasiswa Program Profesi
Apoteker ULM dalam menguasai ilmu kefarmasian secara komprehensif,” tambahnya.
Wakil Rektor II ULM, Dr Arief RM Akbar menegaskan, pencapaian ini merupakan bukti nyata komitmen ULM dalam mendidik calon apoteker yang unggul dan
berdaya saing.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan profesi apoteker agar setiap
lulusan yang kami hasilkan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan dunia kesehatan di Kalsel,” kata Arief.
Diungkapkan, pencapaian ini juga merupakan cerminan dari proses panjang yang
dijalani dengan penuh komitmen oleh seluruh sivitas akademika.
ULM berkomitmen untuk terus berinovasi dalam penyelenggaraan pendidikan profesi apoteker, selaras dengan gerakan “kampus berdampak” yang menjadi fokus dari Kemendiktisaintek.
Dengan momentum Pengambilan Sumpah Apoteker Ke-18 ini, ULM kian mempertegas perannya sebagai pencetak tenaga
kesehatan profesional unggulan yang siap berkontribusi bagi Kalimantan Selatan dan Indonesia.
Kehadiran 39 apoteker baru diharapkan membawa dampak positif bagi dunia kesehatan di Kalsel di tengah kebutuhan tenaga farmasi yang terus meningkat.
“Para apoteker lulusan ULM siap memperkuat layanan kefarmasian di berbagai fasilitas kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga industri farmasi di wilayah Kalsel dan sekitarnya,” ujar Arief.
Keberadaan mereka turut mendukung pemerataan akses layanan kesehatan yang berkualitas, khususnya di daerah-daerah yang
selama ini kekurangan tenaga farmasi profesional.
Para apoteker baru ini pun diharapkan menjadi ujung tombak dalam edukasi penggunaan obat yang rasional kepada masyarakat, pencegahan penyakit, serta penguatan sistem kesehatan di tingkat lokal. (adv/lyn/KPO-4)
APOTEKER – Pengambilan Sumpah Apoteker ke-18 pada Program Profesi Apoteker Jurusan Farmasi FMIPA ULM di Banjarbaru. (Kalimantanpost.com/repro ULM).















