Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Gerakan Santri Menanam Sorgum Diluncurkan di Darul Ilmi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

×

Gerakan Santri Menanam Sorgum Diluncurkan di Darul Ilmi, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Sebarkan artikel ini
IMG 20260616 WA0030 e1781595358159
‎TANAM SORGUM - Ketua Inkopontren sekaligus Wakil Ketua Umum MUI Pusat KH Marsudi Suhud bersama pengurus pesantren dan santri melakukan penanaman sorgum di Pondok Pesantren Darul Ilmi, Liang Anggang, Banjarbaru, Senin (15/6/2026). (Kalimantanpost.com/devi).

BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) bersama Induk Koperasi Pondok Pesantren (Inkopontren) meluncurkan program Gerakan Santri Menanam berbasis budi daya sorgum di Pondok Pesantren Darul Ilmi, Liang Anggang, Banjarbaru, Senin (15/6/2026).

‎Program tersebut menjadi langkah awal mendorong kemandirian pangan nasional di tengah meningkatnya tantangan ketahanan pangan global dan tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor gandum.

‎Sorgum dipilih karena memiliki kemampuan beradaptasi di lahan marginal, tahan terhadap kekeringan, serta memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Selain dapat dimanfaatkan sebagai pangan alternatif, tanaman ini juga berpotensi menjadi bahan pakan ternak dan sumber energi.

‎Ketua Inkopontren sekaligus Wakil Ketua Umum MUI Pusat, , mengatakan ketahanan pangan merupakan fondasi penting bagi kekuatan bangsa.

‎“Negara yang kuat dan tangguh adalah negara yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri. Karena itu pesantren harus ikut berperan dalam membangun kemandirian pangan,” ujarnya.

‎Program tersebut melibatkan kolaborasi antara IPI sebagai penyedia dan konsolidator lahan, Inkopontren sebagai pengelola usaha, Sorgum Sejahtera Foundation sebagai penyedia bibit sekaligus pembeli hasil panen, serta dukungan sejumlah perusahaan melalui pemanfaatan lahan reklamasi.

‎Ketua Puskopontren Kalimantan Selatan, , menyebut program ini juga menjadi sarana pemberdayaan santri melalui sektor pertanian produktif.

‎Menurutnya, lahan-lahan marginal maupun eks tambang yang belum termanfaatkan dapat dioptimalkan untuk pengembangan sorgum sekaligus mendukung ekonomi pesantren dan masyarakat sekitar.

‎Sebagai tahap awal, program ini akan diuji coba pada lahan seluas lima hektare di kawasan Ponpes Darul Ilmi dan Jorong. Selanjutnya, pengembangan akan dilakukan secara bertahap hingga mencapai 500 hektare.

‎Pengasuh Ponpes Darul Ilmi, KH Himron Makmud, bersama jajaran pesantren turut mendukung penuh program tersebut dengan melibatkan santri dan alumni yang memiliki minat di bidang pertanian.

‎Melalui Gerakan Santri Menanam, pesantren diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga mampu berkontribusi dalam memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian ekonomi masyarakat. (Dev/KPO-4)

Baca Juga :  15 Miliar Uang Baru Program ERB 2026 Dilepas Gubernur Kalsel
Iklan
Iklan