Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Mahasiswa Farmasi ULM Renanda dan Naisya Raih Grand Champion di Kuala Lumpur

×

Mahasiswa Farmasi ULM Renanda dan Naisya Raih Grand Champion di Kuala Lumpur

Sebarkan artikel ini
IMG 20260618 WA0043 e1781770153757
GRAND CAMPION - Renanda Lingga Pratiwi dan Naisya Nursabilla Azahara berhasil meraih grand campion di ajang International Innovation Competition (IIC) 2026, di Kuala Lumpur. (Kalimantanpost.com/repro ULM).

KUALA LUMPUR, Kalimantanpost.com – Mahasiswa Program Studi Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali mengharumkan nama kampus di kancah internasional.

Pada ajang International Innovation Competition (IIC) 2026 yang diselenggarakan Self Access Learning (SAL), Student Access Learning, dan Centre of Entrepreneurial Development and Graduate Marketability (CEM) Universiti Putra Malaysia (UPM), delegasi ULM berhasil meraih berbagai penghargaan dan dinobatkan sebagai Grand Champion.

Kalimantan Post

Kompetisi yang berlangsung pada 30–31 Mei 2026 di Kuala Lumpur, Malaysia tersebut mempertemukan mahasiswa dari berbagai negara untuk mempresentasikan inovasi dan karya ilmiah diberbagai bidang.

Tim ULM yang terdiri dari Renanda Lingga Pratiwi dan Naisya Nursabilla Azahara mengikuti dua kategori lomba. Pada kategori Health, mereka berhasil meraih 1st Winner, Favorite Poster, Favorite Paper, dan Best Presentation melalui inovasi berjudul “Green Synthesis of Peronema canescens Nanoparticle-Based Mucoadhesive Buccal Films for the Treatment of Respiratory Infections.”

Sementara itu, pada kategori Food, tim berhasil memperoleh 3rd Winner, Favorite Poster, dan The Most Favorite Poster melalui karya “Innovation of Prebiotic Nano Gummy Functional Food Derived from Cempedak Peel Waste as a Sustainable Solution for Digestive Health Problems.”. Pada kategori ini, mahasiswa ULM mengembangkan mucoadhesive buccal film berbasis nanopartikel dari ekstrak daun sungkai (Peronema canescens) sebagai alternatif terapi infeksi saluran pernapasan.

Sementara pada kategori Food, tim menghadirkan inovasi prebiotic nano gummy berbahan limbah kulit cempedak sebagai solusi untuk menjaga kesehatan pencernaan sekaligus mendukung pemanfaatan limbah pangan secara berkelanjutan.

Akumulasi prestasi yang diraih kedua tim mengantarkan ULM meraih penghargaan tertinggi sebagai Grand Champion pada kompetisi tersebut.

Renanda Lingga Pratiwi menjelaskan, keikutsertaan mereka dilandasi keinginan untuk mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan menjadi inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus membawa nama baik ULM di tingkat internasional.

Baca Juga :  Bang Dhin Pimpin PERBASI Kalsel

Renanda mengungkapkan, membagi waktu antara perkuliahan dan persiapan lomba, termasuk mempersiapkan presentasi serta komunikasi ilmiah dalam bahasa Inggris menjadi tantangan besar baginya.

Namun, berkat dukungan yang diberikan baik dari segenap pimpinan universitas hingga fakultas dan prodi, mereka dapat melalui segala tantangan tersebut dengan mudah.

Koordinator Prodi Farmasi, apt Muhammad Ikhwan Rizki, M.Farm mengungkapkan rasa senang dan bangganya terhadap pencapaian Renanda dan Naisya pada ajang International Innovation Competition (IIC) 2026.

“Kompetisi internasional ini menjadi sarana penting untuk mengukur kemampuan mahasiswa dalam berinovasi dan berkompetisi pada level global,” kata Ikhwan.

Prestasi yang diraih tidak hanya mencerminkan kualitas akademik mahasiswa, tetapi juga menunjukkan bahwa karya dan inovasi yang dikembangkan di lingkungan ULM memiliki daya saing yang mampu bersanding dengan berbagai perguruan tinggi dari negara lain.

“Hal ini membuktikan mahasiswa prodi Farmasi FMIPA ULM mampu bersaing di tingkat Internasional,” ungkapnya. (adv/lyn/KPO-4).

Iklan
Iklan