BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Sektor industri di Kota Banjarmasin sejauh ini menunjukan geliat positif. Hal tersebut dapat dilihat melalui Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas).
Kepala Bidang (Kabid) Perindustrian di Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Banjarmasin, Dedy Hamdani mengatakan untuk Industri Kecil Menengah (IKM) saja saat ini sudah terdata di SIINas ada 410.
Data tersebut belum termasuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang jumlah banyak di Kota Banjarmasin. Tentu dapat disimpulkan geliat sektor industri di Kota Seribu Sungai juga sangat besar.
“Di SIINas ini terpantau berapa modal yang ditanamkan. Kemudian berapa tenaga kerja diserap dan terlihat geliatnya cukup besar,” ungkap Dedy di sela-sela Sosialisasi SIINas Kota Banjarmasin di Hotel Aria Barito, Rabu (10/6/2026).
Menurut Dedy, semakin banyak IKM yang terdaftar di SIINas. Maka semakin banyak yang akan tertarik berinvestasi di Kota Banjarmasin.
Mengingat SIINas yang dikembangkan oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) itu dapat diakses dengan mudah masyarakat umum.
“Jadi ini salah satu keuntungan apabila banyak pelaku usaha IKM yang mendaftar di SIINas,” ucap Dedy.
Lebih lanjut, ia membeberkan untuk keseluruhan sektor industri yang terdata terutama UMKM ada di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Banjarmasin melalui sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).
“Data utama di OSS-RBA dan jika digabung semua sektor itu kelihatan semua bahwa investasi di Banjarmasin sangat besar,” pungkasnya. (ham/KPO-4)















