Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

PLN Janji Awal September Listrik Kembali Normal

×

PLN Janji Awal September Listrik Kembali Normal

Sebarkan artikel ini
IMG 20260728 WA0032 e1785222226322
AKSI DEMONTRASI - Perwakilan PLN UP3 Banjarmasin menemui massa yang sedang berunjuk rasa terkait pemadaman listrik bergilir yang terjadi akhir-akhir ini. (Kalimantanpost.com/hamdi)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Saat ini PLN berusaha agar pemadaman listrik bergilir bisa berangsur-angsur baik, seiring perbaikan terhadap gangguan pembangkit listrik yang tengah dilakukan.

Asisten Manager Transasi Energi Listrik PLN UP3 Banjarmasin, Akhyar Rifani mengatakan kemungkinan awal September nanti sistem kelistrikan di wilayah Kalselteng bisa pulih.

Kalimantan Post

“Insya Allah awal September kondisi kelistrikan sudah pulih sepenuhnya,” kata Akhyar Rifani usai menemui massa aksi, Selasa (28/7/2026).

Pihaknya memastikan pemadaman listrik bergilir ini akan mulai membaik secara bertahap mulai tanggal 30 Juli nanti. Sebab akan masuk satu pembangkit yang mampu mengurangi durasi padam yang sebelumnya 5 jam menjadi 3 jam.

Selanjutnya, pada 5 Agustus akan masuk lagi pembangkit untuk menstabilkan kelistrikan. Namun tetap dalam kondisi siaga karena hampir sama antara jumlah pembangkit yang ada dengan kebutuhan masyarakat sehingga masih ada potensi pemadaman.

“Artinya kalau sewaktu-waktu ada gangguan mungkin bisa padam tapi sudah dijelaskan bahwa jumlahnya tidak semasif sekarang,” jelasnya.

Kemudian di 29 Agustus masuk lagi pembangkit listrik dari PLTU Asam-Asam yang kemungkinan dapat memenuhi kebutuhan listrik secara normal. Di mulai pada awal September tadi.

Sementara itu, Asisten Manager Niaga dan Pemasaran PLN UP3 Banjarmasin, Hendy Saifuddin menuturkan aliran kelistrikan saling terintegrasi. Mulai dari Kalteng, Kalsel, Kaltim dan Kaltara hingga ketika ada salah satu rusak maka akan berdampak kepada seluruh sistem.

“Saat ini kami masih melakukan perbaikan di sisi PLTU Asam-asam yang ternyata ada kerusakan kembali di sisi Gunung Mas dan Tanjung Power Indonesia yang saat ini masih dalam proses perbaikan,” tuturnya.

Perbaikan akan berangsur normal sepenuhnya dengan pemulihan sistem secara tiga tahapan yang sudah mulai dilakukan pihaknya.

Baca Juga :  Gubernur Sampaikan Perubahan PPAS APBD 2026,

Dalam kesempatan itu, ia mewakili manajemen PLN menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat karena terpaksa melakukan pemadaman listrik bergilir karena adanya kerusakan yang terjadi pada pembangkit listrik yang ada.

“Saya mewakili manajemen sampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya dengan adanya pemadaman listrik bergilir sejak dua minggu terakhir ini yang harusnya kondisi normal tapi kami mengalami kerusakan pembangkit kembali,” ucapnya. (ham/KPO-4)

Iklan
Iklan