RANTAU, Kalimantan post.com -Bau busuk yang tercium dari sebuah rumah di Desa Tatakan, Kecamatan Tapin Selatan, Kabupaten Tapin, Selasa (8/9/2026) siang, berujung pada penemuan jasad seorang perempuan lanjut usia dalam kondisi telah membusuk.
Korban diketahui bernama Lasimin Karni (76), warga Desa Tatakan. Jasadnya ditemukan sekitar pukul 14.00 Wita di dalam rumah tempat korban tinggal.
Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika melalui Kasi Humas Ipda Imam Subhan mengatakan, penemuan bermula ketika seorang saksi, Taufik Rahman, sedang berjaga di PT Geoservices Laboratory yang lokasinya berdekatan dengan rumah korban.
“Taufik mencium bau busuk yang cukup menyengat. Ia kemudian mencari sumber bau tersebut hingga mengarah ke rumah di sebelah tempatnya berjaga,” kata Imam.
Saat mendekati rumah, saksi melihat pintu depan dalam kondisi sedikit terbuka. Karena bau semakin menyengat, ia mencoba melihat ke dalam dan mendapati korban tergeletak di lantai dalam posisi tengkurap.
Taufik kemudian meminta bantuan Giyono, warga yang mengenal penghuni rumah tersebut. Giyono selanjutnya menghubungi keluarga korban. Setelah diperiksa, keluarga memastikan jasad tersebut merupakan Lasimin Karni.
Penemuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Tapin Selatan. Polisi bersama Unit Identifikasi Satreskrim Polres Tapin mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara.
Jasad korban kemudian dievakuasi ke RSUD Datu Sanggul Rantau menggunakan ambulans relawan Desa Tatakan untuk menjalani pemeriksaan medis dan pemulasaraan.
Hasil pemeriksaan dokter melalui visum et repertum tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan dari Keterangan pihak keluarga dan kerabat juga menyebut korban tidak memiliki riwayat penyakit tertentu.
Polisi menduga kondisi korban berkaitan dengan usia yang sudah lanjut, namun penyebab pasti kematian tetap menjadi bagian dari pemeriksaan, disisi lain pihak keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan telah membuat surat pernyataan penolakan.
Setelah proses pemeriksaan dan pemulasaraan selesai, jenazah diserahkan kembali kepada keluarga untuk dimakamkan di pemakaman Muslimin Desa Tatakan.
Polisi memastikan penanganan di lokasi telah dilakukan, mulai dari olah TKP, evakuasi korban, pemeriksaan medis hingga koordinasi dengan keluarga. Selama proses tersebut, situasi di lokasi dilaporkan aman dan kondusif.(abd/KPO-3)















