Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Maulid Nabi di Uniska MAB, Momentum Meneladani Rasulullah dalam Kehidupan

×

Maulid Nabi di Uniska MAB, Momentum Meneladani Rasulullah dalam Kehidupan

Sebarkan artikel ini
IMG 20260904 WA0016

BATOLA, Kalimantanpost.com – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (Uniska MAB) tidak sekadar menjadi agenda seremonial.

Kegiatan yang digelar Kamis (3/9/2026) itu menjadi momentum bagi seluruh keluarga besar Uniska MAB untuk kembali menguatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus meneladani akhlak dan perjuangan beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Kalimantan Post

Suasana penuh khidmat terasa dalam kegiatan tersebut. Hadir Wakil Rektor Uniska MAB, Assoc. Prof. Dr. Didi Susanto, S.Sos., M.I.Kom., M.Pd., jajaran pimpinan yayasan, pimpinan universitas, para dekan, dosen hingga pegawai.

Peringatan Maulid Nabi diisi tausiah Rektor UIN Banjarmasin, Ustaz Prof. Dr. H. Sukarni, M.Ag.
Dalam tausyiahnya, Sukarni mengajak seluruh civitas akademika Uniska MAB memahami lebih dalam posisi Rasulullah SAW sebagai pembawa risalah sekaligus teladan utama bagi umat Islam.
Menurutnya, Rasulullah SAW memberikan contoh bagaimana nilai-nilai agama tidak hanya diwujudkan dalam ibadah, tetapi juga dalam seluruh aspek kehidupan.

Mulai dari cara memimpin, bermasyarakat, menuntut ilmu, bekerja, hingga membangun hubungan antarsesama, semuanya dapat menjadi bagian dari upaya meneladani Rasulullah SAW.
Ia juga menekankan bahwa setiap aktivitas manusia semestinya berlandaskan nama dan kehendak Allah SWT.

Pemahaman terhadap ajaran ketuhanan, termasuk mengenal sifat-sifat Allah SWT, menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun kehidupan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam.

Sementara itu, Rektor Uniska MAB, Prof. H. Mohammad Zainul, SE., MM., mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya peringatan Maulid Nabi tersebut.

Menurut Zainul, Maulid Nabi telah menjadi tradisi yang hidup di tengah masyarakat sebagai bentuk mahabbah atau kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Namun, kecintaan tersebut menurutnya tidak cukup hanya diwujudkan melalui peringatan dan pembacaan sejarah kehidupan Nabi.

Baca Juga :  WASPADA ISPA! Politeknik Unggulan Kalimantan Turun ke Jalan, Edukasi Warga dan Bagikan Ribuan Masker

Lebih jauh, semangat Maulid harus mampu mendorong setiap individu untuk menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam kehidupan nyata.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bisa meneladani Rasulullah SAW dari berbagai aspek kehidupan, baik dalam akhlak, kepemimpinan, bekerja maupun dalam hubungan dengan sesama,” ujarnya.

Melalui peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah, Uniska MAB berharap nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW semakin melekat dalam kehidupan seluruh civitas akademika.

Bukan hanya menjadi pengetahuan, tetapi juga menjadi karakter yang tercermin dalam aktivitas pendidikan, pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat. (fin/KPO-1)

Iklan
Iklan