
Barabai, KP – Sebanyak 5.000 batang bibit lombok (cabe) didistribusikan Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan melalui Kantor Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Hulu Sungai kepada seluruh aparatur sipil Negara (ASN) di HST.
Bibit cabai tersebut, telah diserahkan secara simbolis yang mewakili Kepala KPH Hulu Sungai yaitu Kasi Pemanfaatan Hutan Bapak Priadi sebagai bantuan dari Gubernur Kalimantan Selatan yang diterima langsung oleh Wakil Bupati HST Berry Nahdian Forqan di halaman kantor bupati setempat Senin (13/4).
Wabup menyambut baik dan berterima kasih atas bantuan bibit cabai tersebut dan akan diserahkan kembali kepada ASN yang ada di HST yang dalam hal ini di wakili oleh SKPD. nantinya setiap ASN akan mendapatkan bibit sebanyak dua batang per orang.
Hal ini merupakan salah satu langkah antisipasi terhadap inflasi daerah yang disebabkan oleh tidak kontinyunya produksi komoditas cabe/lombok di Kalsel sebagaimana yang pernah terjadi pada tahun 2019 lalu.
Berdasarkan data Perkembangan Indeks Harga konsumen/Inflasi Provinsi Kalsel, Tahun 2019 yang dikeluarkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kalsel mengalami inflasi sebesar 3,07 persen.Komoditas yang mengalami kenaikan harga dengan andil inflasi tertinggi antara lain tarif rumah, rokok kretek dan kretek filter, termasuk cabai rawit dan cabai merah.
Melihat hal tersebut, Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel mengambil langkah antisipasi dengan mempelopori gerakan ‘Budaya Menanam Cabe’ lingkup masyarakat Kalsel, maka dari itu Dinas Kehutanan telah menyiapkan bibit cabe siap tanam yang tersebar di seluruh KPH dan UPT Dinas Kehutanan untuk dibagikan kepada ASN/masyarakat se-Kalsel.
Bibit cabe tersebut merupakan hasil persemaian Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan yang mana biji/benih nya didapat dari bantuan Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Kalsel.
“Komoditas cabe tahun 2019 gagal sehingga berdampak pada inflasi, maka itu Pemerintah Provinsi melalui Bapak Gubernur, mencanangkan kepada masyarakat serta ASN lingkup Kalimantan Selatan untuk menanam cabe dan sudah menyiapkannya di KPH dan UPT di daerah.
Selain bibit cabe KPH juga menyerahkan bantuan tandon air cuci tangan kapasitas 1.200 liter sebanyak 4 buah untuk dimanfaatkan oleh masyarakat HST sebagai salah satu upaya mencegah penyebaran Covid-19
Dengan lokasi yang mudah dijangkau masyarakat maka tandon harus ditempatkan di tempat umum di pinggir jalan. Kepedulian masyarakat untuk melakukan cuci tangan dengan benar dapat memutus persebaran virus corona di HST. (adv/ary/K-6)