Pelaihari, KP – Tim Direktorat Jenderal Pengendalian Daerah Aliran Sungai Dan Rehabilitasi Hutan meninjau langsung Kebun Bibit Rakyat (KBR) yang berada di Desa Simpang 4 Sungai Baru Kecamatan Jorong pada Jum’at sore (22/01/2022).
Kebun bibit rakyat yang dikelola secara swakelola oleh kelompok masyarakat yang berjumlah sebanyak 12 kelompok sejak tahun 2012 . Menyediakan sejumlah bibit yang berupa. Bibit durian, bibit kopi, bibit kelengkeng, bibit jengkol, bibit mangga, bibit sawit dan kayu-kayuan.
Tiwi Setiawati Kepala Seksi Data dan Informasi Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan Direktorat Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan mengatakan, tujuan peninjauan ke KBR Asam Asam ini untuk melihat kegiatan KBR yang dikelola sejak tahun 2012.
Tanaman yang dikelola KBR Asam-Asam, sebut dia, bisa menjadi contoh masyarakat di daerah Kalimantan Selatan. Karena kegiatan KBR ini, merupakan salah satu program yang diluncurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK).
”KBR ini selain memperbaiki lingkungan maupun ekologi tetapi bisa meningkatkan taraf hidup masyarakat. Salah satu contoh KBR Asam-asam, yang dikelola oleh Nasrudin, bisa meningkatkan taraf ekonomi,”ucapnya.
Tiwi Setiawati, juga meminta tetap semangat dan tidak berputus asa kendati adanya fenomena matinya sejumlah pohon durian di kebun milik Nasruddin.
“Jangan mudah putus asa dan tetap semangat, jangan patah arang menjalankan pengembangan KBR dan terus lakukan koordinasi dengan pihak Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS),”katanya.
Nasrudin mengaku senang dengan hasil usaha KBR ini , dirinya bisa menyekolahkan anaknya hingga jenjang perguruan tinggi. Meski dua tahun ini, ada hambatan yang dirasakan olehnya , karena hampir 65 pohon durian miliknya mati kering , pasca terjadinya banjir menggenangi kebun durian.
”Saya mohon bantuan kepada Dinas terkait bisa memfasilitasi perbaikan, jangan sampai lahan yang ada ini menjadi sia-sia,”harapnya.
Menurutnya, hasil buah duriannya pernah menjadi juara dua kali kontes di Kabupaten Tanah Laut dan Juara kontes di Provinsi Kalimantan Selatan.
“Hasil buah durian dari kebun KBR ini, sudah mengharumkan nama daerah dan nama instansi kehutanan,” tandasnya. (rzk/K-6)















