Banten mundur sebagai tuan rumah, maka Provinsi Kalsel paling berpeluang untuk menjadi tuan rumah Pra PON Cabor karate 2023.
Banjarmasin, KP – Karateka senior sabuk hitam penyandang DAN IV, Geman Yusuf,SH,MH menyatakan sangat mendukung, Provinsi Kalimantan Selatan menjadi tuan rumah Pra PON 2023 cabang olahraga karate.
Geman Yusuf mengutarakan hal itu di Banjarmasin Rabu (15/2/2023) sehubungan dengan pemberitaan berbagai media, yang memuat pernyataan Ketua Komisi Binpres PB Forki, Ardi Ganggas, Selasa (14/2/2023), yang meneyebutkan bahwa Kalimantan Selatan (Kalsel) tidak ada saingan sebagai tuan rumah, setelah Provinsi Banten memilih mengundurkan diri dari pengajuan tuan rumah.
PB Forki (Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate Indonesia) memberikan sinyal jika gelaran Pra PON untuk cabang olahraga beladiri karate, kemungkinan besar akan digelar bulan Oktober 2023 di Kalimantan Selatan.
Sinyal itu kata Ardi Ganggas, setelah Provinsi Banten yang sebelumnya mengajukan diri sebagai tuan rumah Pra PON, mundur dari proses ‘biding’ atau pemilihan tuan rumah. Dengan demikian masih tersisa 1 daerah yang berproses menuju tuan rumah kualifikasi PON.
Mundurnya Provinsi Banten dalam proses pemilihan tuan rumah Pra PON, sehingga mrmbuat peluang Kalsel, sangat terbuka lebar untuk ditetapkan sebagai tuan rumah kualifikasi PON.
Masih kata Ardi Ganggas, Banten informasinya mundur karena dukungan dari pemerintah yang kurang maksimal dari sisi kesiapan anggaran selaku tuan rumah Pra PON. Makanya dari dua yang mengajukan diri kan masih tersisa satu. Jadi tidak mungkin ada pemilihan lagi.
‘’PB Forki tinggal menetapkan Kalsel sebagai tuan rumah pada Rakernas (Rapat Kerja Nasional) yang kemungkinan dihelat akhir Februari 2023 di Jakarta. Sehingga tinggal diputuskan dan dibuatkan Surat Keputusan (SK) mengenai Pra PON ,’’ tegas Ardi Ganggas .
Untuk tanggal pasti Pra PON, nanti diputuskan kemudian yang jelas tuan rumah Kalsel pasti akan menyampaikan waktunya pada saat Rakernas nanti,’’ kata Ardi Ganggas yang juga Ketua Harian Forki Bali.
Kehormatan Bagi Banua
Kalau Kalsel menjadi tuan rumah Pra PON 2023 cabor karate, menurut Geman Yusuf merupakan sebuah kehormatan bagi banua ini. Event penting tersebut akan menjadi kesempatan berharga untuk menambah dan menggali pengalaman, bagi wasit juri dan pelatih serta atlet karate asal Kalsel, sehingga bisa mendapatkan peranan dan mendapatkan tugas pada semua bagian.
‘’Dengan penambahan pengalaman menjadi tuan rumah Pra PON, kedepannya Kalsel bisa meneingkatkan prestasi atlet-atletnya dan juga para pelatih, sehingga ke depannya bukan hal mustahil karateka banua mampu merebut geloar juara umum,’’ pungkas Geman Yusuf, Advokad yang juga pengusaha RM Sari Patin Kayu Tangi Banjarmasin. (nfr/k-9)















