Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
AdvertorialBanjarmasinTRI BANJAR

Wali Kota Pastikan Stok Sapi Jelang Idul Adha Cukup

×

Wali Kota Pastikan Stok Sapi Jelang Idul Adha Cukup

Sebarkan artikel ini
Hal 9 3 Klm KOntrak 1 3
ONITORING- Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina melakukan monitoring dan mengecek ketersediaan bahan pokok dan stok sapi jelang Idul Adha. (KP/Mardiyanto)

Banjarmasin, KP – Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina melakukan monitoring dan mengecek ketersediaan bahan pokok dan stok sapi jelang Idul Adha.

Bahan pokok yang dipantau adalah ketersediaan daging sapi di 2 tempat, yaitu Penyimpanan daging beku di Pergudangan Basirih dan hewan ternak di RPH Mantuil kawasan Mantuil Kota Banjarmasin.

Kalimantan Post

Usai melakukan peninjauan kandang sapi di RPH Mantuil, Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan stok sapi untuk keperluan masyarakat merayakan Idul Adha dalam jumlah yang cukup.

Dari keperluan sekitar 2600 ekor sapi, dapat dipenuhi dari pengiriman sapi dari luar daerah.

Stok sapi yang saat ini telah didistribusikan sebanyak 500 ekor, dalam beberapa hari nanti akan terus masuk 500 ekor lebih sapi sehingga pas Idul Adha, kebutuhan sapi dapat terpenuhi tutur Ibnu Sina.

Hal 9 3 Klm Kontrak 2 2

Dirinya datang untuk memastikan stok sapi untuk kepentingan kurban, jumlahnya cukup, sehat, telah di vaksin serta bebas dari PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).

Ibnu Sina berharap tidak ada gejolak kenaikan harga baik harga sapi atau harga daging sapi di pasaran, karena Pemko Banjarmasin sudah memastikan stoknya dalam jumlah cukup atau sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Kepala DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Banjarmasin, M Makhmud mengatakan stok sapi untuk keperluan kurban jumlahnya mencukupi.

Asal sapi untuk keperluan kurban ini dari NTB (Nusa Tenggara Barat), Jawa Timur serta Bali.

Disebutkannya setiap hari masuk antara 500 hingga 600 ekor, yang ditampung di RPH Mantuil dan lokasi milik masyarakat.

Diperkirakan kebutuhan hewan kurban dapat dipenuhi maksimal H-2 Idul Adha kata M Makhmud.

Mahmud menjamin kesehatan hewan kurban karena sebelum di kirim, hewan kurban ini telah dicek kesehatan dan mengantungi keterangan telah mendapatkan vaksin di daerah asal.

Baca Juga :  DLH Banjarmasin Kebut Perbaikan TPA Basirih, IPAL Jadi Kunci Akhir

Namun, pihaknya tetap melakukan pemantauan ketat dengan mewajibkan sapi kepentingan kurban dibawa ke RPH Mantuil untuk pemeriksaan kesehatan.

Sementara, Dokter hewan DKP3, drh. Anang Dwijatmiko mengatakan sepanjang pemeriksaan hewan yang telah dilakukan sejak senin lalu (19/06/2023) tidak ditemukan hewan kurban dalam kondisi sakit.

Pemeriksaan DKP3 tidak ditemukan hewan dengan PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) atau mengidap LSD (Lumpy Skin Disease).

Kebanyakan hewan mengalami kelelahan fisik karena baru tiba di Banjarmasin langsung dibawa ke kandang penampungan.

Pihaknya terpaksa melakukan vaksinasi ulang terutama pada hewan kurban yang tidak memiliki eartag atau penanda.

Hal ini untuk menjamin kondisi hewan kurban sehat dan bebas dari PMK (Penyakit Mulut dan Kuku).

Selain itu, tidak memungkinkan melakukan karantina hewan kurban karena waktu karantina minimal 14 hari, sementara Hari Raya Kurban kurang lebih sekitar 7 hari lagi. (Mar/K-3)

Iklan
Iklan