Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
BanjarmasinTRI BANJAR

78 Tahun Merdeka Jembatan Banyiur Belum Tersentuh Perbaikan
PUPR Janji Segera Terjunkan Tim Perbaikan

×

78 Tahun Merdeka Jembatan Banyiur Belum Tersentuh Perbaikan<br>PUPR Janji Segera Terjunkan Tim Perbaikan

Sebarkan artikel ini
Hal 9 4 KLm Jembatan Banyiur
JEMBATAN- Inilah kondisi Jembatan Jalan Ampera Banyiur yang membutuhkan sentuhan karena sudah kerap membawa korban dari patah tulang, hingga taksadadrakan diri dan meninggal. (KP/Mardiyanto)

Wanita yang berusia sekitar 50 tahun ini mengatakan sudah banyak warga yang terjatuh akibat lantai jembatan yang licin, mulai dari yang mengalami patah tangan hingga tidak sadarkan diri, dan meninggal

BANJARMASIN, KP – Memasuki 78 tahun merdeka, tampaknya kondisi Jembatan Ampera Raya dan Banyiur Luar, Kecamatan Banjar Selatan masih terus memakan korban saat melintasi Jembatan Ulin yang cukup sulit bagi pengendara sepeda motor, baik usai hujan gerimis atau siang ditengah terik matahari.

Kalimantan Post

Bahkan lantai jembatan menimbulkan bunyi yang sangat menganggu saat dilintasi kendaraan roda 2 atau 4, sementara kayu pengaman di sisi kiri dan kanan sebagian menghilang sehingga sangat membahayakan.

“Kondisi jembatan sangat berbahaya terutama saat musim hujan sangat licin, sudah banyak pengendara yang jatuh” kata Siti Jariyah, salah satu warga Banyiur Luar saat di temui KP di rumahnya, Kamis (17/08/2023).

Wanita yang berusia sekitar 50 tahun ini mengatakan sudah banyak warga yang terjatuh akibat lantai jembatan yang licin, mulai dari yang mengalami patah tangan hingga tidak sadarkan diri dan meninggal.

“Terakhir sekitar satu bulan yang lalu, pasangan suami istri terjatuh di jembatan, sempat tidak sadarkan diri, beruntung tidak sampai kecebur ke sungai” kata Siti Jariyah.

“Sebelum-sebelumnya ada warga sekitar jembatan sampai patah tangan, warga ini tinggalnya tidak jauh dari Jembatan Banyiur tambah Siti Jariyah.

Disebutnya, Jembatan Banyiur ini sudah sekitar 20 tahun tidak mengalami perbaikan.

“Kalaupun ada perbaikan, cuman bertahan paling lama 3 hingga 6 bulan, kemudian ada yang rusak kembali, tidak pernah awet seperti jembatan lain disekitarnya” tutur Siti Jariyah.

Warga yang tinggal di sekitar Jembatan Banyiur sejak lahir ini berharap jembatan ini segera diperbaiki, bahkan kalau perlu dibangun dengan kontruksi beton seperti wilayah sekitar Antasan Raden dan Teluk Tiram.

Baca Juga :  Perluas Taman Edukasi Satwa, Pemko Banjarmasin Siapkan Relokasi Sekolah

Sementara, Kepala Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang) Kota Banjarmasin, Suri Sudarmadiyah mengatakan perbaikan Jembatan Banyiur segera dilakukan.

Menurutnya perbaikan atau istilahnya perawatan bakal segera dilakukan setelah survei yang dilakukan tim dari Kabid Jalan dan Jembatan.”Insya Allah, tim survei bakal segera turun untuk melakukan perawatan jembatan”

“Warga diminta bersabar, perbaikan infrastruktur untuk memperlancar aktivitas warga sudah menjadi arahan pa Walikota” tutup Suri Sudarmadiyah. (mar/K-3)

Iklan
Iklan