Banjarmasin, KP – Penilaian Peningkatan Kualitas Keluarga di Wilayah Kelurahan Sungai Bilu Kota Banjarmasin Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Jum’at (06/19).
Dibuka Wakil Walikota Banjarmasin, H Arifin Noor penilaian program ini untuk memastikan kualitas keluarga bagaimana masyarakat dapat memperbaiki kualitas hidup serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam sambutannya H Arifin Noor mengtakan fase awal hidup belajar ialah keluarga. “Keluarga adalah tempat belajar pertama dan memiliki peranan yang paling penting bagi setiap individu dan fase awal hidupnya”, ucapnya.
Menurutnya peningkatan kualitas keluarga merujuk pada beberapa aspek. “Kualitas keluarga merujuk kepada kondisi keluarga yang memiliki pendidikan, kesehatan, ekonomi, sosial dan budaya, kemandirian mental dan spritual”, ujar Wakil Walikota Banjarmasin.
Program ini selain untuk meningkatkan kualitas keluarga, juga meningkatkan kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak.
Selain itu, Meningkatkan pengetahun dan keterampilan perempuan dalam usaha ekonomi produksi, meningkatkan derajat kesehatan keluarga, meningkatkan taraf pendidikan masyarakat, meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Meningkatkan kemampuan perubahan untuk mengetahui dan menetapkan apa yang diperlukan keluarga dalam mencari solusi permasalahan.
Berdasarkan hasil persentase menunjukan kota Banjarmasin dengan nilai indeks kualitas keluarga 77,74 poin, sebagai kategori responsif gender dan hak anak.
Hasil ini menandakan bahwa kerja keras dari tim peningkatan kualitas keluarga daerah khususnya kota Banjarmasin sudah membuahkan hasil yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Dihadiri Kepala DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, Adi Santoso, Kepala DP3A Kota Banjarmasin, Dr.Muhammad Ramdhan, dan yang Mewakili Ketua TP PKK Provinsi Kalsel, Sekretaris Pokja 1 TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan, Kartinah, serta beberapa SKPD terkait. (Prokom/K-3)















