Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Susiana: “Saya Seperti Mimpi, tak Bisa Tidur”

×

Susiana: “Saya Seperti Mimpi, tak Bisa Tidur”

Sebarkan artikel ini

Hari ini, Jemaah Haji Kalselteng Diterbangkan

1 utama 5 klm 7 cm haji
DIBERANGKATKAN - Sebanyak 423 jemaah asal Kota Banjarmasin ketika di Asrama Haji Banjarbaru, Minggu (4/5) dan Senin (5/5) ini diberangkatkan. (ISTIMEWA)

Pemberangkatan secara bergilir dan Embarkasi Banjarmasin menunjukkan perannya sebagai salah satu titik strategis pelaksanaan ibadah haji Indonesia.

BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Mulai hari ini, Senin (5/5) jemaah haji asal Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) diterbangkan atau diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah.

Kalimantan Post

Jemaah embarkasi Banjarmasin akan diberangkatkan secara bergilir ke Madinah melalui Bandara Udara Syamsudin Noor, pukul 16.00 WITA.

Seluruhnya sebanyak 5.454 jemaah calon haji dengan rincian 3.843 orang asal Kalsel dan 1.611 orang dari Kalteng.

Adapun jemaah kloter pertama 423 orang telah masuk asrama haji, Minggu (4/5).

“Keberangkatan dilakukan secara bertahap dalam 13 kloter hingga 29 Mei 2025. Pemberangkatan ini menandai dimulainya musim haji 2025 dari wilayah Kalimantan,” kata Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Banjarmasin, Muhammad Tambrin.

“Kloter pertama menjadi pembuka rangkaian haji tahun ini dari Embarkasi Banjarmasin.

Kita mohon doanya agar semua berjalan lancar,” ujar Tambrin saat menyambut Kloter I Embarkasi Banjarmasin di Asrama Haji, Minggu (4/5).

Setelah kloter pertama, keberangkatan akan dilanjutkan dengan kloter kedua dari Kabupaten Tabalong yang dijadwalkan masuk asrama pada 6 Mei dan berangkat 7 Mei.

Jemaah Kloter I Banjarmasin usai registrasi, langsung menerima paspor, visa, gelang identitas, living cost, dan menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diberangkatkan

Kloter ketiga berasal dari Kapuas dan Kotawaringin Barat (Kalteng), dijadwalkan masuk asrama 8 Mei dan terbang 9 Mei.

Kloter selanjutnya berasal dari berbagai kabupaten dan kota, baik di Kalimantan Tengah maupun Kalimantan Selatan.

Kloter keempat diisi jemaah dari Palangka Raya, Barito Selatan, dan Murung Raya.

Kloter kelima dari Barito Timur, Kapuas, Barito Utara, Seruyan, Katingan, dan Lamandau.

Kloter keenam mencakup Pulang Pisau, Kotawaringin Timur, Sukamara, Gunung Mas, dan sebagian jemaah dari Palangka Raya, Barito Utara, Barito Timur, serta Kota Banjarmasin.

Jemaah dari Kota Banjarbaru, Tapin, dan Balangan akan diberangkatkan dalam kloter ketujuh.

Baca Juga :  Wagub Kalsel Hadiri Halal Bihalal FISIP ULM, Jalin Silaturahmi dan Kebersamaan Alumni

Kloter kedelapan berasal dari Hulu Sungai Utara dan Hulu Sungai Selatan.

Kloter kesembilan dari Barito Kuala dan Tanah Laut, serta kloter kesepuluh dari Kabupaten Banjar.

Kloter kesebelas terdiri atas jemaah dari Tanah Bumbu, Banjarmasin, dan Kotabaru.

Kloter keduabelas dari Hulu Sungai Tengah dan Hulu Sungai Selatan, sedangkan kloter ketigabelas merupakan gabungan dari berbagai wilayah seperti Banjarmasin, Banjarbaru, Banjar, HSS, HSU, Tabalong, Barito Kuala, Tanah Laut, Tanah Bumbu, dan Kotabaru.

“Seluruh persiapan teknis dan fasilitas asrama haji serta bandara telah dimatangkan demi menjamin kenyamanan dan keselamatan jemaah selama proses keberangkatan.

“Ini operasi besar. Semua pihak telah bekerja maksimal agar proses ini berjalan lancar tanpa kendala,” ungkapnya.

Bersyukur

Sementara itu, Susiana (50), jemaah asal Banjarmasin mengaku sangat bersyukur dan haru bisa segera berangkat ke Tanah Suci.

“Saya tidak bisa tidur semalaman, rasanya seperti mimpi bisa berangkat haji.

Semoga semua diberi kelancaran dan pulang dengan haji yang mabrur,” tuturnya.

Dengan dimulainya pemberangkatan ini, Embarkasi Banjarmasin kembali menunjukkan perannya sebagai salah satu titik strategis dalam pelaksanaan ibadah haji Indonesia.

[]Simpan Alamat Hotel

Sisi lain seluruh jemaah haji Indonesia diimbau agar menyimpan alamat lengkap hotel atau pemondokan tempat mereka menginap, baik di Madinah maupun Makkah.

“Langkah ini penting untuk menghindari kebingungan dan memudahkan identifikasi jika jemaah terpisah dari rombongan,” pesan Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Kementerian Agama, Muchlis Hanafi dalam Konferensi Pers Kabar Haji Indonesia yang digelar di Jakarta, Minggu (4/5).

Muchlis menjelaskan, tahun ini pemerintah menyiapkan 300 hotel untuk pemondokan jemaah haji selama di Arab Saudi.

“Sebanyak 205 hotel di Makkah dan 95 hotel di Madinah.

Jumlah ini cukup untuk melayani 203.320 jemaah haji reguler,” tutur Muchlis.

Untuk di Makkah, seluruh hotel berada dalam radius maksimum 4,5 kilometer dari Masjidil Haram. Untuk membantu mobilitas jemaah menuju dan dari Masjidil Haram, pemerintah menyediakan layanan bus shalawat.

Baca Juga :  Seorang Pelajar Terafiliasi Gembong Fredy Pratama

Sedangkan di Madinah, semua hotel terletak di Markaziyah, area paling dekat dengan Masjid Nabawi.

Karena lokasi hotel di Madinah cukup dekat dari Masjid Nabawi, jemaah diimbau untuk tidak terburu-buru kembali ke hotel usai menunaikan salat.

Manfaatkan waktu di masjid Nabawi untuk memperbanyak zikir.

Hal ini juga bertujuan agar tidak terjadi kepadatan antrian lift hotel.

“Perlu diketahui jemaah, kondisi hotel di Madinah, umumnya memiliki lobi yang tidak terlalu besar dan lift terbatas. Karenanya, untuk menghindari kepadatan saat usai salat lima waktu, tidak perlu terburu-buru kembali ke hotel. Manfaatkan waktu untuk berzikir di Masjid Nabawi,” pesannya.

Di samping itu, lanjut Muchlis, suhu di Madinah hari ini diperkirakan mencapai 34°C dengan kelembapan sekitar 14 persen, menciptakan kondisi yang panas dan kering.

Menghadapi cuaca ekstrem ini, jemaah haji diimbau untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan waktu di Masjid Nabawi secara bijak.

Muchlis menambahkan, saat ini Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) telah tersebar di berbagai titik siap memberikan bantuan kapan pun dibutuhkan. “Jangan ragu untuk bertanya dengan petugas haji Indonesia bila mengalami kesulitan di Tanah Suci. InsyaAllah seluruh petugas siap untuk melayani,” tutur Muchlis.

Dalam kesempatan yang sama, Muchlis juga menyampaikan saat ini lebih dari 15 ribu jemaah telah tiba di tanah suci. “Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), pada Minggu, 4 Mei 2025 pukul 08.00 WIB atau pukul 04.00 WAS, jumlah jemaah haji yang telah tiba di Arab Saudi sebanyak 40 kloter atau 15.597 jemaah,” ujar Muchlis.

Sementara pada hari ini rencananya sebanyak 8.307 jemaah akan diberangkatkan.

Mereka terbagi dalam 21 kloter yang akan diterbangkan dari tanah air menuju Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) di Madinah. (*/net/K-2)

Iklan
Iklan