Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kotabaru

Sektor Agraris Fondasi Utama Ketahanan Pangan di Kotabaru

×

Sektor Agraris Fondasi Utama Ketahanan Pangan di Kotabaru

Sebarkan artikel ini
Hal 4 Kotabaru 4 kln
KP/Ist

Kotabaru, KP – Kolaborasi Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kotabaru Dengan TNI Untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan, terus memperkuat sektor agraris sebagai fondasi utama ketahanan pangan di kabupaten Kotabaru.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kotabaru Ir. Sarawani, pekan lalu menyatakan, “Dalam menciptakan ketahanan pangan di kabupaten Kotabaru, pihak kami berkolaborasi dengan TNI (Kodim 1004 Kotabaru) dengan melaksanakan program Cetak Sawah yang menjadi andalan untuk menjaga lahan produktif sekaligus mendukung kemandirian pangan Nasional

Kalimantan Post

Tahap pertama yang kami laksanakan adalah, melakukan program Cetak Sawah dengan Kodim 1004 Kotabatu seluas 341 hektare di wilayah kecamatan Pulau Laut Timur dan saat ini telah selesai. Kini memasuki masa tanam”, ujarnya kemudian melanjutkan

“Saat ini kami melanjutkan tahap kedua dengan membuka lahan pertanian seluas 630 hektare di Kelumpang Utara dan Pamukan Selatan.

Selain itu, program Optimasi Lahan (Oplah) seluas 305 hektare juga digarap di beberapa kecamatan, juga terus berjalan, termasuk Kelumpang Tengah dan Kelumpang Utara. Meski pelaksana teknis berada di bawah Kodim dan PPK Provinsi, Pemkab Kotabaru tetap aktif sebagai penerima manfaat demi kesejahteraan petani lokal.

Program ini bukan sekadar mengejar produksi, tetapi juga langkah strategis untuk mencegah alih fungsi lahan menjadi tambang atau pemukiman.

Kami ingin memastikan pada masa mendatang Kotabaru tidak mengalami defisit beras. Program ini juga mendukung inisiatif Nasional Makan Bergizi Gratis dengan pasokan pangan lokal seperti beras, cabai, tomat, ayam, dan telur.

Namun, tantangan tetap ada. Yakni Perubahan iklim dan minimnya regenerasi petani menjadi perhatian serius. Untuk itu, DKPP membentuk Brigade Pangan, kelompok petani milenial yang dibekali alat mesin pertanian dan pelatihan kewirausahaan.

Baca Juga :  Kotabaru Meraih Penghargaan UHC Award 2026

Kami ingin anak muda bangga menjadi petani dan mampu menjadi pelaku usaha di kampung halamannya.

Menatap Tahun 2026, DKPP mengusulkan program Rehabilitasi Sawah seluas 700 hektare untuk menghidupkan kembali lahan-lahan terbengkalai. Fokus juga diarahkan ke sektor peternakan guna mengurangi ketergantungan terhadap pasokan daging dan telur dari luar daerah,” ujarnya.

Sementara Di sektor perkebunan, DKPP mendorong sinergi antara perusahaan sawit dan masyarakat melalui pola plasma dan pemanfaatan dana CSR.

“Perusahaan besar harus memberi dampak nyata bagi warga sekitar. Kami ingin koordinasi yang lebih terbuka agar pertumbuhan ekonomi benar-benar dirasakan masyarakat.

Dengan dukungan infrastruktur seperti Jalan Usaha Tani (JUT) dan bantuan benih, DKPP optimistis tahun 2026 akan menjadi momentum kebangkitan bagi petani, peternak, dan pekebun di Bumi Saijaan.

Selain bekerja sama dengan kodim 1004 Kotabaru, pihak kami juga bekerja sama dengan Yon TP 884 Saijaan di segala sektor guna terwujudnya ketahanan pangan di kabupaten Kotabaru dan juga menuju Kotabaru Hebat.

Semoga saja kabupaten Kotabaru menjadi limbung padi di 13 kabupaten yang ada di provinsi Kalimantan Selatan’, pungkas Sarawani.

Dandim 1004 Kotabaru Letkol Inf. Cecep Cahyadi melalui Pasi Intel Kapten Setiawan mengatakan,” tugas TNI tidak hanya sebagai ujung tombak menjaga ketahanan NKRI, tapi kami juga siap selalu mendukung program Presiden RI dalam menciptakan ketahanan pangan khususnya di wilayah Kabupaten Kotabaru.

Maka dari itu, Kodim 1004 Kotabatu melakukan kolaborasi dengan dinas Ketahanan pangan dan Pertanian dalam mewujudkan ketahanan pangan”, tandasnya. (and/K-6)

Iklan
Iklan