RANTAU, Kalimantanpost.com – Polres Tapin menggelar bakti sosial dengan menyalurkan bantuan sembako dan beras kepada masyarakat di Kabupaten Tapin, Rabu (18/3/2026) sore.
Kegiatan bertajuk “Polres Tapin Berbagi” itu dipusatkan di halaman Mapolres Tapin dan menyasar sekitar 1.500 penerima manfaat.
Kapolres Tapin AKBP Weldi Rozika mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian Polri kepada masyarakat, sekaligus memperingati HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari dengan tema “Bhayangkari Peduli”.
“Bantuan yang kami salurkan berupa paket sembako dan beras SPHP sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada bulan Ramadhan dan jelang Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah,” ujar Weldi.
Penerima bantuan mencakup berbagai kalangan, mulai dari warga kurang mampu, kaum duafa, anak yatim, hingga pekerja informal seperti tukang ojek dan tukang becak. Bantuan juga diberikan kepada santri, pengurus pondok pesantren, kader posyandu, serta keluarga besar Polri seperti warakawuri dan anak yatim anggota Polri.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Tapin menyalurkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 2,5 ton. Program ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan di masyarakat.
“Penyaluran beras ini sekaligus mendukung program pemerintah agar kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga,” kata Weldi.
Selain bakti sosial, Polres Tapin juga melaksanakan berbagai kegiatan selama Ramadan, di antaranya pembagian takjil setiap sore, tadarus Al-Qur’an oleh personel, serta buka puasa bersama tokoh masyarakat, tokoh agama, dan berbagai elemen lainnya.
Di sisi lain, jajaran Polres Tapin juga bersiap mengamankan arus mudik melalui Operasi Ketupat Intan 2026 dalam beberapa hari kedepan. Pengamanan difokuskan pada kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat menjelang Idul Fitri.
Polres Tapin turut menyediakan fasilitas penitipan kendaraan bagi warga yang mudik ke luar daerah guna memastikan keamanan kendaraan yang ditinggalkan.
Kapolres mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati selama perjalanan mudik dan memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman sebelum ditinggalkan.
“Pastikan kompor dan peralatan listrik sudah dimatikan serta rumah terkunci dengan baik. Hindari juga penggunaan petasan selama Ramadhan dan Idul Fitri,” ujarnya.
Ia menambahkan, masyarakat dapat menghubungi layanan darurat Polri di Nomor 110 apabila mengalami kendala atau membutuhkan bantuan selama mudik dan perayaan Idul Fitri.(abd/KPO-3)















