Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Hukum & Peristiwa

Dapat Bisikan Gaib, Mantan Karyawan Ekspedisi Ngamuk Di Polresta Banjarmasin

×

Dapat Bisikan Gaib, Mantan Karyawan Ekspedisi Ngamuk Di Polresta Banjarmasin

Sebarkan artikel ini
IMG 20260330 183007
NGAMUK - Pria berinisial Hl (40) tiba-tiba mengamuk sesaat setelah datang dengan sepeda motor di Polresta Banjarmasin karena mendapat bisikan gaib. (Kalimantanpost.com/repro cctv Polresta Banjarmasin).

BANJARMASIN, Kalimantanpoat.com — Seorang pria berinisial Hl (40) tiba-tiba mengamuk sesaat setelah datang dengan sepeda motor.

Mantan karyawan ekspedisi yang diketahui merupakan warga Jalan Perdagangan, Banjarmasin itu langsung turun dari kendaraannya dan secara spontan melemparkan helm ke arah petugas.

Kalimantan Post

Sontak saja halaman apel Mapolresta Banjarmasin mendadak ricuh, Senin (30/3/2026) siang dan membuat kaget petugas kepolisian

Situasi semakin memanas lantaran Hl berteriak-teriak sambil menggendong anak laki-lakinya yang masih berusia 2 tahun.

Ia berulang kali menuntut pertanggungjawaban petugas atas hilangnya handphone miliknya.

“Ganti handphone saya yang hilang!” teriaknya dengan nada tinggi, memancing perhatian banyak orang di sekitar lokasi.

Meski sejumlah petugas berupaya menenangkan, emosi Hl justru semakin tak terkendali. Melihat kondisi yang berpotensi membahayakan, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan mengamankan pria tersebut tanpa perlawanan berarti.

Dari hasil pemeriksaan awal, Hl mengaku nekat datang ke Mapolresta karena mendengar “bisikan gaib” yang memintanya menyampaikan pesan terkait kerusakan alam akibat tambang batu bara.

Menurut Kasat Reskrim KompolEru Alsepa melalui Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Banjarmasin, Iptu Boy Carter, mengungkapkan, sebelum kejadian, Hl sempat berada di kamar kecil masjid di lingkungan Mapolresta.

“Setelah keluar, langsung emosi, karena merasa handphone miliknya hilang dan menuduh anggota polisi mengambilnya,” tuturnya

Namun fakta berbeda terungkap setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Handphone yang dilaporkan hilang tersebut ternyata ditemukan berada di dalam tas milik Hl sendiri.

Pihak kepolisian menduga pria tersebut mengalami gangguan kejiwaan. Hal ini diperkuat dari keterangan keluarga yang menyebut perilaku Hl mulai berubah sejak tiga bulan terakhir dan kerap menunjukkan rasa curiga berlebihan terhadap orang di sekitarnya.

“Saat ini, kita telah menghubungi istri Hl untuk penanganan lebih lanjut. Sementara anaknya telah dijemput oleh pihak keluarga,” ucapnya.(yul/KPO-4)

Baca Juga :  Sebelum Ditahan di Rutan, Mantan Menag Yaqut Cholil Jalani Tes Kesehatan

Iklan
Iklan