BARABAI, Kalimantanpost.com – Polres Hulu Sungai Tengah (HST) bersama Pemkab melaksanakan pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Sungai Harang RT 02 RW 01, Kecamatan Haruyan, Senin (30/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon, Kabag Ops Polres HST, Kasat Reskrim, Kasat Intelkam, Kapolsek Haruyan, kepala Desa Sungai Harang, personel Polres HST serta masyarakat setempat.
Pembangunan jembatan ini merupakan tindak lanjut dari viralnya pemberitaan di media sosial pada Kamis (26/3/2026) terkait putusnya jembatan penghubung desa. Kondisi tersebut mengakibatkan terhambatnya aktivitas masyarakat, termasuk akses perekonomian serta anak-anak sekolah dasar yang tidak dapat menuju sekolah.
Diketahui, sebanyak 35 kepala keluarga atau sekitar 200 jiwa terdampak akibat putusnya jembatan tersebut.
Menanggapi hal itu, Kapolres segera melakukan koordinasi dengan Pemkab HST, sehingga pembangunan jembatan dapat segera direalisasikan.
Adapun jembatan lama yang terbuat dari kayu ulin dengan ukuran 12 meter x 3 meter dalam kondisi roboh dan tidak dapat dilalui.
Sementara itu, jembatan baru akan dibangun menggunakan material kayu ulin dan besi dengan ukuran 12 meter x 4 meter.
Pembangunan jembatan ini menggunakan anggaran dari Pemkab HST sebesar Rp250 juta, dengan estimasi waktu pengerjaan selama 25 hari sejak dimulainya pekerjaan pada 30 Maret 2026.
Lokasi pembangunan berjarak sekitar 24 kilometer dari Polres HST dengan kondisi geografis pegunungan serta keterbatasan jaringan komunikasi. Proses pembangunan melibatkan personel Polres HST bersama masyarakat setempat sebagai bentuk sinergi dan gotong royong.
Pada hari pertama pelaksanaan, kegiatan difokuskan pada pembersihan sisa-sisa jembatan yang putus serta pengukuran untuk pembangunan jembatan baru.
Kapolres HST AKBP Jupri JHP Tampubolon mengatakan, tidak bisa tinggal diam melihat kesulitan masyarakat.
“Begitu informasi ini viral, kami langsung turun dan berkoordinasi dengan Pemkab HST agar jembatan ini segera dibangun kembali,” ujarnya.
Ditambahkan, jembatan ini adalah akses vital bagi warga, baik untuk aktivitas ekonomi maupun pendidikan anak-anak.
“Melalui pembangunan Jembatan Merah Putih ini, kami berharap mobilitas masyarakat kembali lancar dan roda perekonomian dapat berjalan normal. Kami juga mengapresiasi kebersamaan masyarakat yang turut bergotong royong bersama personel Polres dalam proses pembangunan ini.” tutupnya. (ary/KPO-4)















