Banjarmasin, KP – Layaknya “aksi koboi” menenteng dugaan pistol terjadi di depan depan tempat H&H Gym di kawasan Perdagangan Gang Tuntung Pandang Banjarmasin Utara.
Hingga keributan lantaran adanya seorang pria keluarkan “pistol” dan sempat gegerkan warga sekitar.
Dari keterangan, Kamis (16/4), mereka yang cekcok saling tunjuk dan teriak, dan tiba-tiba pria bertubuh gemuk disebut berinisial E, keluarkan serta menenteng senjata yang diduga pistol, sembari membentak-bentak, bahkan mendorong pada seorang pemuda.
Namun semua akhirnya peristiwa pada Selasa (14/4) ini dilerai dan dari pihak Polsek Banjarmasin Utara, turun setelah menerima laporan adanya kejadian.
Hingga kemudian masalahnya dilimpahkan ke Mapolresta Banjarmasin untuk proses lanjut kasusnya.
Meski demikian Kasat Reskrim Polresta Banjarmasin, Kompol Eru Alsepa hingga kini belum ada berikan penjelasan secara resmi tentang kejadian, termasuk proses- motif pertikaian tersebut.
Namun, dari keterangan terkini, untuk “pistol” telah diamankan pihak Polda Kalsel.
Informasi lain, kejadian ada dugaan soal parkir.
Masalahnya pemuda yang dibentak itu disebut salah satu penjaga di arena H&H Gym yang diketahui usaha dikelola dua orang dosen di Banjarmasin.
“Iya yang saya tahu milik dosen, dan pada kejadian itu sepertinya saya dengar soal lokasi jalan parkir dan untunganya tak sampai terjadi hal lebih parah,” ucap salah satu warga.
Diketahui, tindakan mengeluarkan, yang apalagi menodongkan baik senjata tajam atau senjata api di depan umum, yang sering disebut masyarakat sebagai “aksi koboi,” dan ini merupakan pelanggaran hukum.
Lokasi itu disebut kebetulan tak ada jalan tembusan, dan juga tempat tinggal pria berpistol ini sehingga ketika hendak keluar pakai mobilnya, tidak bisa lantaran terhalang.
Dari itu pula, saat ini terpasang imbauan pada pengunjung H&H Gym yang pakai mobil agar tidak memakir di dalam lokasi/Gang Tuntung Pandang.
“Kami tak tahu siapa yang memasang imbauan itu,” ucap warga lainnya. (yul/K-2)















