Banjarmasin, KP – Pembangunan Markas Komando Daerah Militer (Makodam) di di “lambung Mangkurat” (Provisi Kalimantan Selatan) salah satu Rencana dan Strategi (Renstra) TNI AD.
“Segera dimulai dan proses groundbreaking atau peletakan batu pertama
akan dilakukan dalam waktu dekat bersama Pemerintah Kalsel.
Sesuai perintah atasan, saya ditugaskan untuk percepatan Pembangunan Makodam di daerah Kalimantan Selatan.
Nantinya, Kalteng dan Kalsel memiliki Kodam masing-masing,” kata Pangdam XXII/Tambun Bungai, Mayjen TNI Zainul Arifin disela-sela kegiatan “Gerak Bersama”, di Banjarmasin, Selasa (5/5).
Pangdam mengungkapkan, pihaknya sudah berkomunikasi dengan Gubernur Kalsel untuk membantu membangun.
“Untuk lokasi dan tempatnya sudah disiapkan. Begitu juga masalah anggarannya dimana Pemerintah Provinsi Kalsel 50 persen dan dari Pemerintah Pusat 50 persen dalam hal ini dari Kementerian Pertahanan.
Insya Allah, lanjut dia, groundbreaking oleh Wakil Kepala Staf Angkatan Darat,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan Kodam itu hasil kerjasama pemerintah daerah, pemerintah pusat.
“Karena itu kita memulai dari sekarang, pembangunannya.
Insya Allah nanti diresmikan tahun 2027. Untuk Makodam, namanya kita sudah sampaikan ke pusat, sesuai dengan usulan dari masyarakat di sini yaitu Kodam Lambung Mangkurat,” tambahnya.
Dengan dimulainya pembangunan Makodam di wilayah Kalsel, diharapkan dapat memperkuat stabilitas keamanan dan pembangunan daerah.
Kehadiran Makodam juga diharapkan dapat menumbuhkan dan mempercepat geliat pertumbuhan ekonomi untuk pembangunan di Banua.
“Saya minta rekan pers bisa menyampaikan kepada masyarakat. Sebab tugas TNI salah satunya menjaga stabilitas keamanan.
Kalau ada Makodam, saya yakin pertumbuhan ekonomi Kalsel akan lebih cepat dan maju,” ujarnya.
Pangdamn bercerita, dirinya melihat sendiri di Kalteng itu memang pertumbuhannya jauh meningkat selama ada Kodam.
“Gubernur Kalteng pernah bilang sama saya, dulu kalau malam minggu itu sangat sepi, warganya pergi ke Banjarmasin.
Sekarang dengan sudah adanya Kodam dan di tambah juga ada mall di Palangkaraya, orang Kalteng sudah jarang lagi weekend ke Banjarmasin,” ujarnya
Pangdam Zainul juga menambahkan kedepannya TNI AD sedangkan mengembangkan Batalyon Infanteri. “Nah, Batalyon ini di mana setiap Kabupaten harus ada.
Untuk Kalsel sudah terdapat empat Batalyon yang sudah exseting dan nanti setiap kabupaten akan bertambah Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan,” tegasnya. (fkh/K-2)















