PERANCIS, Kalimantanpost.com – Liga Perancis 2025/2026 berakhir pada Senin (18/5/2026) dini hari WIB dengan Paris Saint-Germain (PSG) keluar sebagai juara, sementara LOSC Lille yang diperkuat pemain timnas Indonesia Calvin Verdonk melaju ke Liga Champions musim depan.
Dikutip dari laman Liga Perancis, PSG menutup liga musim ini dengan kekalahan 1-2 pada derbi Paris melawan Paris FC di Stade Jean-Bouin.
Gol Bradley Barcola pada menit ke-49 tak bisa membuat Les Parisiens menutup liga dengan kemenangan setelah sang tuan rumah membalasnya melalui dwigol Alimami Gory pada menit ke-75 dan 90+3.
Hasil itu membuat PSG menutup musim di liga dengan 76 poin, jumlah poin yang sama ketika mereka menjadi juara di musim 2023/2024.
Trofi juara itu menjadi yang ke-14 untuk PSG dan untuk kelima kalinya secara beruntun sejak musim 2021/2022.
Gelar juara ini juga membuat PSG menyegel tiket ke Liga Champions musim depan, bersama dua tim lainnya, yaitu tim posisi kedua RC Lens (70 poin) dan tim peringkat ketiga Lille (61 poin).
Khusus Lille, memastikan bermain di kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa meski takluk 0-2 pada laga terakhir dari Auxerre. Calvin Verdonk masuk pada babak kedua pada pertandingan itu.
Lille ke Liga Champions lantaran pada saat yang sama tim posisi keempat Lyon juga dikalakan oleh Lens dengan skor 0-4.
Situasi ini membuat Lille tak beranjak dari posisi ketiga dengan 61 poin, sementara Lyon tetap di posisi keempat dengan 60 poin. Meski tidak lolos secara otomatis, asa Lyon bermain di Liga Champions masih ada melalui jalur kualifikasi.
Di musim ini, Metz dan Nantes degradasi setelah kedua tim ini menghuni dua posisi terbawah dan sebagai gantinya Troyes dan Le Mans FC promosi ke kasta tertinggi setelah menempati dua posisi teratas kasta kedua.
Nice yang finis posisi ke-16 akan memainkan laga play-off degradasi/promosi melawan tim peringkat ketiga di kasta kedua yang juga memiliki 10 gelar Liga Prancis, Saint-Etienne.
Laga play-off degradasi/promosi ini dimainkan dua leg yang mulai digelar pekan depan, Rabu (27/5) dan Sabtu (30/5). Nice memainkan laga ini setelah mereka berlaga di final Piala Perancis menghadapi Lens pada akhir pekan ini, Sabtu (23/5) dini hari WIB. (Ant/KPO-3)
Berikut klasemen akhir Liga Prancis 2025/2026:
- PSG 34 24 4 6 76
- Lens 34 22 4 8 70
- Lille 34 18 7 9 61
- Lyon 34 18 6 10 60
- Marseille 34 18 5 11 59
- Rennes 34 17 8 9 59
- Monaco 34 16 6 12 54
- Strasbourg 34 15 8 11 53
- Lorient 34 11 12 11 45
- Toulouse 34 12 8 13 44
- Paris 34 12 11 12 44
- Brest 34 10 9 15 39
- Angers 34 9 9 16 36
- Le Havre 34 7 14 13 35
- Auxerre 34 8 10 16 34
- Nice 34 7 11 16 32
- Nantes 34 5 8 20 23
- Metz 34 3 8 23 17
Bek sayap Lille yang juga pemain bertahan timnas Indonesia, Calvin Verdonk. (x.com/LOSC_EN)
[18/5 18.03] yana kp: Bantuan Tepat Sasaran, Wali Kota Yamin Dorong Digitalisasi Perlindungan Sosial
BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Dinas Sosial Kota Banjarmasin bersama Komite Percepatan Transformasi Digital RI menggelar sosialisasi perluasan Piloting Digitalisasi Perlindungan Sosial melalui Digital Public Infrastructure (DPI) Tahun 2026 di Hotel Banjarmasin Internasional (HBI), Senin (18/05/2026).
Sosialisasi ini agar pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat layanan sosial mulai digencarkan Pemko Banjarmasin.
Banjarmasin sendiri terpilih sebagai salah satu dari 41 kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi lokasi implementasi program tersebut.
Kegiatan itu dibuka Wali Kota Banjarmasin H Muhammad Yamin HR, yang dihadiri Kepala Pusdatin Kesos Kementerian Sosial sekaligus Ketua Korwil 5 Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Joko Widiarto, unsur Forkopimda, mitra lembaga, Plt Kepala Dinas Sosial Banjarmasin Jefrie Fransyah, pimpinan SKPD, serta para pendamping sosial dari tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Wali Kota Yamin menegaskan, digitalisasi perlindungan sosial merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya dalam memastikan bantuan sosial dapat disalurkan secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Program ini juga merupakan tindak lanjut dari Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2023 tentang Percepatan Transformasi Digital dan Keterpaduan Layanan Digital Nasional.
“Pada prinsipnya kita ingin mendorong penguatan ekosistem digital dengan pelibatan lintas sektor agar pelayanan publik menjadi lebih efektif dan efisien,” ujar Yamin.
Ia menekankan, keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada komitmen seluruh agen perlindungan sosial untuk bekerja sama tanpa ego sektoral.
Menurutnya, kolaborasi yang terbuka dan solid sangat penting agar data masyarakat dapat dihimpun secara cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Ini penting untuk memastikan kemaslahatan warga dapat terdata secara cepat dan tepat sasaran, kita berharap digitalisasi perlindungan sosial ini bisa mendorong upaya yang lebih maksimal dalam menanggulangi kemiskinan di Kota Banjarmasin,” tambahnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Jefrie Fransyah mengakui, sistem pengelolaan bantuan sosial selama ini masih dilakukan secara manual. Kondisi tersebut menimbulkan berbagai kendala, mulai dari potensi tumpang tindih data penerima, proses verifikasi yang lambat, hingga keterlambatan dalam penyaluran bantuan.
“Selama ini semua berjalan manual yang berakibat banyaknya celah, mulai dari potensi tumpang tindih penerima manfaat, proses verifikasi yang lamban, penundaan penyaluran bantuan, hingga tidak adanya pengawasan secara real-time,” jelas Jefrie.
Melalui sistem Digital Public Infrastructure, seluruh data bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Subsidi Upah (BSU), bantuan pangan, hingga Bantuan Sosial Tunai akan diintegrasikan dalam satu sistem yang lebih presisi.
Dengan sistem ini, Pemerintah Kota Banjarmasin berharap penyaluran bantuan sosial ke depan dapat berlangsung lebih transparan, akurat, dan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan. (nug/KPO-4)















