Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Tanah Laut

BPBD Tala Siagakan Posko 24 Jam dan Pasukan Pemburu Hotspot

×

BPBD Tala Siagakan Posko 24 Jam dan Pasukan Pemburu Hotspot

Sebarkan artikel ini

Kepung Titik Api

Hal 2 Tala 1 3 klm 2
APEL - Kesiapsiagan Menghadapi Fenomena El Nino. (KP/Ist)

Pelaihari, KP – Bayang-bayang kelam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tahun 2023 yang menghanguskan hampir 500 hektare bumi Tanah Laut kini kembali mengancam.

Menghadapi potensi “kemarau ekstrem” akibat fenomena El Nino murni tanpa hujan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanah Laut langsung mengambil langkah taktis menetapkan status waspada penuh 24 jam.

Kalimantan Post

Sinyal bahaya ini menyusul sengatan suhu panas ekstrem yang membakar wilayah setempat selama sepekan terakhir.

Berdasarkan peringatan dini BMKG, kemarau tahun ini diprediksi jauh lebih kering dibanding tiga tahun lalu karena tanpa pendampingan fenomena La Nina (kemarau basah).

Mengantisipasi ledakan titik api (hotspot), Kepala Pelaksana BPBD Tanah Laut, Aspi Setia Rahman, langsung bergerak cepat memobilisasi kekuatan raksasa.

Sebanyak 22 lembaga relawan lintas organisasi berhasil dirangkul, bersanding dengan seluruh sektor pemadam kebakaran (damkar) kecamatan hingga asosiasi perkebunan GAPKI.

“Hasil koordinasi hari ini, 22 lembaga relawan sudah solid di bawah satu komando. Seluruh sektor Damkar di kecamatan hingga pihak perkebunan juga sudah kami koordinasikan untuk langsung bergerak,” tegas Aspi di sela apel kesiapsiagaan di Halaman Pertasi Kencana Pelaihari, Rabu (3/6/2026).

Bukan sekadar personel, BPBD juga menerjunkan armada tempur darat. Empat unit kendaraan roda empat dan tiga unit roda dua taktis disiagakan penuh sebagai tim ground checking—pasukan pemburu yang bertugas memverifikasi dan memadamkan titik api sekecil apa pun sebelum meluas.

Tak tanggung-tanggung, jika status siaga darurat resmi diketok, BPBD telah memetakan titik pertahanan strategis. Salah satu Posko Lapangan Pembantu (Pos Lap) utama akan didirikan di kawasan Sungai Pinang, Kecamatan Tambang Ulang, yang dikenal sebagai salah satu jalur rawan.

Saat ini, denyut pengawasan tidak pernah berhenti. Satu regu elite berisi 6 hingga 7 personel bergantian menjaga posko siaga kebencanaan selama 24 jam penuh tanpa jeda.

Baca Juga :  Tala Siaga Karhutla, Sinergi Lintas Sektor Diperkuat

Nasib status kedaruratan Tanah Laut akan ditentukan dalam satu pekan ke depan. BPBD terus mengevaluasi grafik kenaikan suhu sebagai bahan rekomendasi rapat krusial bersama Forkopimda. Tanah Laut kini bersiap, menolak kalah dari amukan El Nino. (rzk/K-6)

Iklan
Iklan