Banjarbaru, KP– Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Kecamatan Banjarbaru Utara setelah menemukan kerusakan jalan yang berpotensi membahayakan pengguna jalan di Simpang Empat Jalan Karang Anyar 2 RT 27 RW 8, Kelurahan Loktabat Utara.
Lubang jalan tersebut ditemukan Camat Banjarbaru Utara, Taufik Purwanto, saat melaksanakan kegiatan Cakrawala BBU (Camat Memantau Ketentraman dan Ketertiban Wilayah Banjarbaru Utara) pada Senin (8/6/2026) sore.
Menurut Taufik, lubang dengan diameter sekitar 40 sentimeter dan kedalaman sekitar 10 sentimeter itu berada tepat di area persimpangan sehingga berisiko menyebabkan kecelakaan, terutama pada malam hari.
“Setelah ditemukan, kami langsung melaporkan kepada Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Banjarbaru untuk segera ditindaklanjuti,” ujarnya, Selasa (9/6/2026).
Sebagai langkah awal, rekanan Dinas PUPR memasang traffic cone di lokasi. Namun, untuk mengurangi risiko kecelakaan, pemerintah kecamatan bersama Ketua RT, warga, dan jajaran Kelurahan Loktabat Utara melakukan penutupan sementara menggunakan paving block setelah berkoordinasi dengan pihak terkait.
Taufik mengatakan langkah tersebut dilakukan sambil menunggu penanganan permanen oleh instansi teknis.
Berdasarkan informasi warga, titik kerusakan tersebut sebelumnya sudah beberapa kali ditambal, namun kembali mengalami kerusakan. Kondisi itu memunculkan dugaan adanya kebocoran pipa air di bawah badan jalan.
Karena itu, selain melakukan penanganan sementara, pihak kecamatan juga akan berkoordinasi dengan PDAM apabila masih ditemukan rembesan air di lokasi setelah penutupan sementara dilakukan.
Sementara itu, Dinas PUPR Kota Banjarbaru telah melakukan pengecekan lapangan untuk mengidentifikasi penyebab kerusakan sebelum dilakukan perbaikan permanen.
Taufik menegaskan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama sehingga setiap potensi bahaya yang ditemukan di lapangan harus segera ditangani.
“Kami tidak ingin menunggu sampai ada korban baru bertindak. Keselamatan masyarakat adalah prioritas,” tegasnya. (Dev/K-5)















