MARTAPURA, Kalimantanpost.com – Suasana penuh khidmat dan syiar Islam menyelimuti kawasan Kubah KH Muhammad Zaini Bin Mahmuda di Jalan Pandan Sari RT 02, Kecamatan Tatah Makmur, Kabupaten Banjar, Selasa (16/6/2026). Ribuan muhibbin dari berbagai daerah memadati lokasi untuk menghadiri Haul ke-44 ulama kharismatik tersebut yang bertepatan dengan 1 Muharram 1448 Hijriah.
Sejak pagi hari, para jemaah terus berdatangan memenuhi area kubah. Tidak hanya berasal dari Desa Pandan Sari dan wilayah Kabupaten Banjar, para pecinta ulama juga datang dari Kota Banjarmasin serta daerah lainnya dengan satu tujuan, mengenang perjuangan dan meneladani akhlak mulia KH Muhammad Zaini Bin Mahmuda.
Rangkaian haul diawali dengan pembacaan Surah Yasin, dilanjutkan lantunan Maulid Al Habsyi, Zikir nasyid, serta Pembacaan Manaqib KH Muhammad Zaini Bin Mahmuda yang dibawakan oleh M. Rayhan, cucu shohibul haul. Lantunan ayat suci Al-Qur’an, sholawat, dan doa yang menggema menciptakan suasana religius yang menyentuh hati para jemaah.
Dalam sambutannya, putra almarhum, H. Abdussatar, menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh panitia, relawan, dan masyarakat yang telah bergotong royong menyukseskan pelaksanaan haul.
“Terima kasih yang tak terhingga kepada para relawan maupun warga sekitar yang turut membantu dalam proses haul ini. Semoga segala pengorbanan waktu, tenaga, dan rezeki yang diberikan menjadi amal ibadah dan mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,” ujarnya.
Menurutnya, terselenggaranya haul setiap tahun merupakan bukti kuatnya kecintaan masyarakat kepada para ulama yang telah mengabdikan hidupnya untuk dakwah dan pembinaan umat.
Haul KH Muhammad Zaini Bin Mahmuda telah menjadi agenda keagamaan tahunan yang dilaksanakan setiap 1 Muharram. Selain menjadi momentum untuk mendoakan almarhum, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat ukhuwah Islamiyah, silaturahmi antar muhibbin, serta menghidupkan tradisi keilmuan dan kecintaan kepada para ulama.
Di tengah derasnya arus perkembangan zaman, semangat masyarakat menghadiri haul menjadi cerminan bahwa nilai-nilai dakwah, keteladanan, dan warisan perjuangan ulama tetap hidup di hati umat.
Melalui majelis zikir, sholawat dan doa bersama, para jemaah berharap dapat memperoleh keberkahan, memperkuat keimanan, serta meneladani akhlak mulia yang diwariskan KH Muhammad Zaini Bin Mahmuda kepada generasi penerus. (sbr/KPO-1)















