Banjarmasin, KP – Police Expo 2026, digelar Polda Kalsel, momentum semakin nendekatkan dengan masyarakat serta ajak kenali layanan teknologi pada etalase transformasi Polri yang dapat disaksikan langsung oleh masyarakat.
Police Expo 2026 berlangsung di Atrium Duta Mall selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Juni 2026.
Kegiatan dibuka Gubernur Kalsel H. Muhidin, Kapolda, Irjen Pol DR Rusyanto Yudha Hermawan bersama unsur Forkopimda, Kamis (25/6).
Di etalase Police Expo, mengintip Lie Detector hingga Turnamen Esports.
Gelaran dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 ini mengusung tema “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”
Expo dirancang untuk meruntuhkan sekat antara aparat penegak hukum dan masyarakat melalui kombinasi layanan publik, edukasi teknologi, hingga ruang kreativitas pemuda.
Gubernur memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Polda Kalsel.
“Stabilitas keamanan di Banua terjaga berkat sinergi yang kokoh antara pemerintah daerah dan kepolisian,” ucapnya.
“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada Kapolda beserta seluruh jajaran Kepolisian, yang selama ini telah terjalin sinergi yang sangat baik dengan pemerintah daerah dalam melayani masyarakat dan menjaga keamanan daerah banua Kalsel,” tambah Muhidin.
Menurutnyalice Expo menjadi momentum tepat untuk memperlihatkan transformasi Polri yang modern.
Ia mengajak masyarakat Kalsel memanfaatkan momentum akhir pekan ini untuk berinteraksi langsung dengan petugas.
“Jangan segan untuk datang dan bertanya. Polisi hadir untuk melayani masyarakat.
Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat melihat secara langsung berbagai layanan dan program yang disiapkan oleh kepolisian,” katanya.
Ia berharap rasa aman yang konsisten ini mampu mendorong kemajuan ekonomi dan kesejahteraan Kalsel.
Sementara Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan bahwa eksibisi ini bukan sekadar rutinitas tahunan.
Acara ini menjadi instrumen penting bagi kepolisian untuk membangun keterbukaan informasi dan mengukur kepercayaan publik (public trust).
“Police Expo 2026 ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Polda Kalsel dalam membangun keterbukaan informasi, mendekatkan jangkauan pelayanan, serta terus memupuk dan meningkatkan kepercayaan publik (public trust),” tegas Kapolda.
Ia menjelaskan, melalui stan interaktif yang disediakan, masyarakat dapat melihat langsung modernisasi taktis kepolisian. “Melalui ruang edukasi dan interaksi yang positif ini, kami ingin meruntuhkan sekat jarak agar Polri bisa hadir lebih dekat di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.
Daya tarik utama expo tahun ini terletak pada variasi program yang menyentuh berbagai lapisan usia.
Di sektor pelayanan publik, Direktorat Jenderal Imigrasi Kalsel membuka kuota pembuatan 30 paspor per hari langsung di lokasi acara. Bagi pencinta teknologi, kepolisian memamerkan peralatan taktis mutakhir, termasuk demonstrasi alat pendeteksi kebohongan (lie detector).
Bagi generasi muda, daya pikat terbesar ada pada Turnamen Esports Kapolda Cup Series 3.
Turnamen yang mempertandingkan game populer seperti Mobile Legends, PUBG Mobile, Free Fire, dan kompetisi Cosplay ini sukses menyedot 3.571 peserta.
Menariknya, peminat tidak hanya datang dari regional Kalimantan, melainkan meluas hingga ke DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Banten, Bangka Belitung, DIY, hingga Sulawesi Selatan.
Kompetisi ini juga memperebutkan tiket prestisius.
Tim yang menjuarai cabang Mobile Legends akan didelegasikan secara resmi untuk mewakili Polda Kalsel dalam ajang nasional Kapolri Cup di Jakarta pada Juli 2026 mendatang.
Selain kompetisi digital, anak-anak juga diakomodasi melalui lomba mewarnai, stan TK Kemala Bhayangkari, Fashion Show Polisi Cilik, serta pengukuhan Ibu Asuh Polisi Cilik Banua Polda Kalsel.
Bahkan, kehadiran sejumlah instansi vertikal seperti Jasa Raharja, Ditjen Imigrasi, Bapenda, organisasi masyarakat adat Dayak dan Laung Kuning, hingga korporasi besar seperti Telkomsel, Sinar Mas, Wings Group, dan Bank Kalse. (K-2)















