BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus meningkatkan kualitas sanitasi lingkungan dengan merealisasikan pembangunan 200 unit tangki septik individual pada tahun 2026 ini.
Pembangunan ini sendiri diwujudkan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat yang rencananya tersebar di empat kelurahan yang ada di Kota Seribu Sungai
“Empat kelurahan itu ada di Basirih, Kuin Utara, Murung Raya dan Mantuil. Jadi sudah dimulai dari bulan 5 lalu,” ungkap Kepala Dinas PUPR Kota Banjarmasin, Chandra Iriandhy Wijaya, Jumat (26/6/2026).
Empat kelurahan yang menjadi sasaran itu sendiri kebanyakan permukiman di bantaran sungai yang memang masih banyak menggunakan jamban apung dan termasuk wilayah kumuh.
Menurutnya peningkatan sanitasi melalui pembangunan WC sehat ini sangat sejalan dengan program yang sedang digencarkan Pemko Banjarmasin saat ini yakni ODF (Open Defecation Free) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan (SBS).
“Jadi program ODF ini juga dikerjakan beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) seperti PUPR ini dan ada juga di Disperkim (Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman) yang di tahun ini ada 80 unit” terangnya.
Chandra menargetkan program peningkatan sanitasi ini paling lambat rampung di November 2026 mendatang.
“Insya Allah rampung semua di November yang mana pembangunannya swakelola oleh warga sendiri dan kami pantau,” tuturnya.
Adapun DAK yang dikucurkan untuk program ini sebesar Rp2,3 miliar dengan target 200 unit tangki septik yang terbangun.
“Mudah-mudahan program ini bisa terus berkelanjutan karena kita terus melakukan usulan bantuan DAK dari pusat dan kalau dapat tentu terus kita lakukan,” pungkasnya. (ham/KPO-4)















