Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Olahraga

Erling Haaland Bikin Suporter Brazil Menangis, Norwegia Ukir Sejarah Lolos ke Perempat Final

×

Erling Haaland Bikin Suporter Brazil Menangis, Norwegia Ukir Sejarah Lolos ke Perempat Final

Sebarkan artikel ini
IMG 20260706 WA0001
Sang bintang Erling Haaland memimpin drum untuk merayakan tradisi kemenangan dihadapan pendukung usai pertandingan. Norwegia meraih kemenangan 2-1 atas Brazil di babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion New York New Jersey (East Rutherford), Senin (6/7) pagi. (Kalimantanpost.com/Tangkapan layar)

NEW YORK, Kalimantanpost.com – Dua gol sensasional Erling Haaland membikin suporter Brazil menangis usai Norwegia meraih kemenangan 2-1 di babak 16 besar Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Stadion New York New Jersey (East Rutherford), Senin (6/7) pagi.

Berkat kemenangan itu, Norwegia mengukir sejarah untuk pertama kalinya melaju ke perempatfinal Piala Dunia dan akan menunggu pemenang antara Meksiko melawan Inggris Sabtu depan.

Kalimantan Post

Selain itu dua gol dibuat Haaland menyamai rekor Lionel Messi dan Kylian Mbappé dengan tujuh gol dalam perebutan Sepatu Emas.

Dikutip dari laman flashscore, Brasil berupaya untuk meraih gelar keenam melawan tim Norwegia yang ingin mencetak sejarah baru di putaran final setelah kurangnya pengalaman di panggung sepak bola terbesar.

Tim asuhan Ståle Solbakken memulai pertandingan dengan baik, dan memiliki gol yang terorganisir dengan baik yang dianulir karena offside ketika Alexander Sørloth sedikit salah memperkirakan larinya sebelum memberikan umpan kepada Patrick Berg untuk mencetak gol di menit 4.

Tampaknya keputusan offside itu akan terbukti lebih mahal ketika Kristoffer Ajer dihukum karena pelanggaran terhadap Matheus Cunha di dalam kotak penalti, setelah wasit Ismail Elfath menunjuk titik penalti setelah tinjauan VAR. Namun, Bruno Guimarães tidak dapat menerima hadiah dari titik penalti, tendangan penaltinya yang buruk dengan mudah ditepis oleh Ørjan Nyland pada menit 14.

Tim asuhan Carlo Ancelotti meningkatkan intensitas permainan dan bisa saja dengan mudah memecah kebuntuan jika Gabriel Martinelli tidak digagalkan oleh Nyland, setelah melakukan lari kencang di sisi kiri, dengan Guimarães menunggu untuk menyambar bola di kotak enam yard. Norwegia mampu bertahan, meskipun Martin Ødegaard melepaskan tembakan yang mengenai jala samping gawang.

Baca Juga :  Mbappe Samai Messi Memimpin Top Skor dengan 6 Gol, Haaland Terus Menguntit

Namun, kesalahan dari sang kapten hampir memberikan gol pembuka kepada Brasil pada menit ke-40 jika Nyland tidak menyelamatkannya dengan penyelamatan gemilang untuk menggagalkan peluang Vinícius Júnior.

Alisson Becker sebagian besar hanya menjadi penonton, tetapi dipanggil untuk beraksi untuk menahan tendangan Ødegaard di akhir babak pertama yang menarik.

Babak kedua dimulai dengan lambat, mendorong Ancelotti untuk menyegarkan serangan Brasil dua menit sebelum menit ke-60 dengan memasukkan Endrick menggantikan Matheus Cunha. Pemain berusia 19 tahun itu hampir memberikan dampak langsung ketika ia menerima umpan terobosan akurat dari Vinícius, namun tembakannya melenceng padahal hanya tinggal berhadapan dengan Nyland. Kiper Norwegia itu terbukti menjadi lini pertahanan terakhir yang tangguh bagi timnya, menggagalkan upaya Rayan beberapa saat kemudian.

Norwegia merasakan peluang untuk memberikan pukulan telak, dengan Haaland dua kali hampir menyambut umpan silang Andreas Schjelderup dan Ajer dari dalam kotak penalti. Schjelderup terbukti cukup merepotkan sejak masuk dari bangku cadangan, memaksa Alisson melakukan penyelamatan gemilang di tiang dekatnya. Momentum bergeser ke arah tim Skandinavia, dan pada menit ke-79, Haaland memecah kebuntuan dengan sundulan menakjubkan di tiang jauh dari umpan silang Schjelderup.

Nyland melanjutkan penampilan gemilangnya di bawah mistar gawang, entah bagaimana ia berhasil kembali tepat waktu untuk mencegah gol bunuh diri, sebelum Haaland kembali menjadi pusat perhatian, dengan mudah melepaskan tendangan kaki kiri melewati Alisson dengan sangat santai pada menit 90.

Gol itu mempermalukan juara dunia lima kali tersebut, akhirnya mengakhiri pertandingan

Seleção mampu mencetak gol hiburan di menit-menit akhir waktu tambahan, ketika Leo Østigård dihukum karena melakukan pelanggaran udara terhadap Casemiro, memungkinkan Neymar untuk mengeksekusi penalti di menit 90+10.

Baca Juga :  Belgia Harus Berhati-hati Hadapi Senegal

Tim Solbakken melanjutkan rekor luar biasa mereka yang tak pernah kalah dari Brazil dalam lima pertemuan head-to-head. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan