Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Rektor ULM Dikukuhkan Sebagai Ketua Pokja Ekonomi, Keuangan dan Moneter

×

Rektor ULM Dikukuhkan Sebagai Ketua Pokja Ekonomi, Keuangan dan Moneter

Sebarkan artikel ini
IMG 20260706 WA0046 e1783344125164
FORUM REKTOR - Rektor ULM Prof Ahmad Alim Bachri pada pengukuhan Forum Rektor periode 2025-2026, yang dipercaya sebagai Ketua Pokja Ekonomi, Keuangan dan Moneter. (Kalimantanpost.com/repro ULM).

JAKARTA, Kalimantanpost.com – Rektor Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Prof Dr Ahmad dikukuhkan sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Moneter dalam Pengukuhan Pengurus Forum Rektor Indonesia (FRI) Periode 2025–2026, di Hall Lantai 2 Gedung D Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), Jakarta, Senin (6/7/2026).

Pengukuhan jajaran pengurus FRI dilakukan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Prof. Brian Yuliarto.

Kalimantan Post

Selain Rektor ULM, Guru Besar Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan ULM yang juga Rektor ULM periode 2014–2022, Prof Dr H Sutarto Hadi, turut dikukuhkan sebagai salah satu Ketua Dewan Pertimbangan FRI.

Hadirnya dua nama ULM dalam struktur kepengurusan FRI menegaskan kepercayaan forum pimpinan perguruan tinggi se-Indonesia terhadap kontribusi ULM bagi pendidikan tinggi nasional.

Amanah sebagai Ketua Pokja Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Moneter dinilai selaras dengan rekam jejak Prof. Ahmad sebagai Guru Besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM yang selama ini berkecimpung dalam tata kelola organisasi, pengembangan kelembagaan, dan pengelolaan sumber daya perguruan tinggi.

“Alhamdulillah, ini adalah amanah sekaligus kehormatan, bukan hanya bagi saya pribadi, tetapi bagi seluruh sivitas akademika ULM,” kata Prof Ahmad, usai pengukuhan.

Melalui Pokja Ekonomi, Keuangan, dan Moneter, kami akan mendorong agar suara dan gagasan perguruan tinggi turut mewarnai kebijakan ekonomi nasional, termasuk penguatan ekonomi kawasan dan hilirisasi riset yang berdampak bagi masyarakat.

Kegiatan pengukuhan dirangkai dengan Dialog Nasional bertema “Relevansi Pendidikan Tinggi sebagai Pusat Unggulan Inovasi: Memperkuat Sinergi Akademisi, Industri, dan Pemerintah”. Dialog yang dipandu moderator ini menghadirkan Mendiktisaintek Prof Brian Yuliarto, dalam sesi diskusi bersama para rektor perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Dalam dialog tersebut, para pimpinan perguruan tinggi menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, industri, dan pemerintah untuk menjadikan kampus sebagai pusat unggulan inovasi yang menjawab kebutuhan pembangunan nasional.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Tutup SYAFIF Banjarmasin, Perkuat Inklusi Keuangan Syariah

Sementara itu, Ketua FRI Periode 2025–2026, Prof Dr Garuda Wiko mengatakan, kepengurusan baru FRI diharapkan mampu memperkuat peran forum sebagai mitra strategis pemerintah dalam merumuskan arah kebijakan pendidikan tinggi, riset, dan inovasi.

Keterlibatan ULM dalam kepengurusan FRI diharapkan membuka ruang yang lebih luas bagi ULM untuk berkontribusi dalam perumusan kebijakan pendidikan tinggi nasional, sekaligus memperkuat posisi ULM sebagai perguruan tinggi terkemuka dan berdaya saing di lingkungan lahan basah. (adv/lyn/KPO-4).

Iklan
Iklan