KUDUS, Kalimantanpost.com – Walau pun sudah berjuang secara maksimal, atlet panahan Kalimantan Selatan masih belum beruntung meraih medali di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Panahan Junior Archery Challenge yang digelar di Supersoccer Arena Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, 22-29 Juli 2026.
“Kita mengirim sebanyak 42 pemanah muda mengikuti kejuaraan ini. Hingga hari keenam, pemanah kita masih belum rezekinya meraih medali,” kata koordinator kontingen panahan Kalsel Muhammad Ali yang dihubungi di Kudus, Senin (27/7).
Ditambahkannya, pemanah dari berbagai daerah di Kalsel ini sebenarnya tampil dengan penuh semangat, kawan-kawannya terutama dari Jawa jauh lebih baik lagi.
Terpisah, pelatih panahan Banjarmasin, Aris Eko Hariyati menambahkan kalau dari hasil score, masih bisa mengimbangi, namun untum mental tanding atlet Kalsel masih dibawah.
“Ini dikarenakan kurannya even-even yang diikuti atlet-atlet kita. Sementara di Pulau Jawa hampir tiap minggu, tiap bulan mereka mengadakan dan mengikuti even,” paparnya.
Rombongan pemanah Kalsel yang berangkat ke Kejurnas Junior cukup besar sebanyak 42 orang. Menarik para atlet muda Banua berangkat secara mandiri atau biaya sendiri dan mendapat rekomendasi dari Perpani Kalsel.
Kejurnas Panahan Junior diikuti 906 atlet dari 29 provinsi di tanah air.
Kejurnas Junior 2026 mempertandingkan tiga divisi, yakni Nasional (U-10, U-13, U-15 dan U-18), Recurve (U-13, U-15 dan U-18) dan Compound (U-13, U-15 dan U-18). (ful/KPO-3)















