Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Ekonomi

Hanif Faisol Optimistis Kalsel Mampu Jadi Motor Penguatan Pangan Nasional Lewat KSPEAN

×

Hanif Faisol Optimistis Kalsel Mampu Jadi Motor Penguatan Pangan Nasional Lewat KSPEAN

Sebarkan artikel ini
IMG 20260801 WA0022 e1785567729741
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol. (kalimantanpost.com/dokumentasihumas).

JAKARTA, Kalimantanpost.com – Pemerintah menempatkan Kalimantan Selatan (Kalsel) sebagai salah satu wilayah prioritas dalam pelaksanaan Program Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN).

Penetapan tersebut dinilai sejalan dengan besarnya potensi sumber daya pertanian dan peternakan yang dimiliki provinsi berjuluk Bumi Lambung Mangkurat itu.

Kalimantan Post

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol menyampaikan Kalsel telah memiliki fondasi yang kuat untuk mendukung target swasembada pangan nasional. Luas areal persawahan yang mencapai sekitar 300 ribu hektare mampu menghasilkan kurang lebih 1,1 juta ton gabah setiap tahun.

Tak hanya bertumpu pada produksi padi, kekuatan Kalsel juga berasal dari sektor peternakan, perikanan, hortikultura, hingga perkebunan kelapa sawit yang terus berkembang. Kombinasi berbagai sektor tersebut dinilai menjadi modal penting dalam mewujudkan sistem pangan yang berkelanjutan.

“Kalimantan Selatan memiliki potensi besar dalam mendukung Ketahanan Pangan Nasional. Beberapa kawasan sperti Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kota Baru, Tabalong, Tanah Bumbu, Tanah Laut, Banjar Baru, Banjar, Balangan dan Kabupaten Patin merupakan wilayah dengan keanekaragaman potensi produksi ketahanan pangan,” ungkap Hanif Faisol, Sabtu (1/8/2026).

Program KSPEAN sendiri lanjut Hanif, merupakan implementasi dari Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 yang mengarahkan penguatan sektor pangan, energi, dan pengelolaan air melalui kerja sama lintas kementerian serta pemerintah daerah.

Menurut Hanif, sektor peternakan Kalsel juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Pengembangan budidaya itik serta peternakan sapi yang terintegrasi dengan perkebunan kelapa sawit telah mampu memenuhi kebutuhan masyarakat lokal.

“Hari ini sudah swasembada untuk kebutuhan warga Kalsel. Bahkan mampu didistribusikan ke beberapa daerah diluar Kalimantan Selatan,” tutur mantan Menteri Lingkungan Hidup tersebut.

Ke depan, pemerintah akan terus memperkuat koordinasi antarkementerian dan pemerintah daerah agar pelaksanaan KSPEAN berjalan optimal.

Baca Juga :  Ngopi Bareng Pengusaha, Pemko Banjarmasin Perkuat Komitmen Perluas Perlindungan Pekerja

Sinergi tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan produksi pangan, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkuat kesejahteraan masyarakat.

“Atas arahan Bapak Presiden, Kemenko Pangan akan memperkuat sinergi antara Kementerian Teknis untuk mewujudkan Swasembada Pangan Energi dan Air untuk Kesejahteraan Masyarakat,” pungkasnya. (ham/KPO-4).

Iklan
Iklan