Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalsel

Komisi III DPRD Kalsel Dorong Fasilitas Umum Terintegrasi di Kawasan Perkantoran Pemprov

×

Komisi III DPRD Kalsel Dorong Fasilitas Umum Terintegrasi di Kawasan Perkantoran Pemprov

Sebarkan artikel ini
IMG 20260805 WA0073 scaled

BANJARBARU, Kalimantanpost.com – Komisi III DPRD Kalimantan Selatan menggandeng Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kalsel untuk menginisiasi pengembangan fasilitas umum terintegrasi di kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru.

Langkah tersebut dilakukan seiring meningkatnya jumlah pengunjung yang memanfaatkan kawasan perkantoran, khususnya di sekitar Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Kebun Raya Banua, yang kini menjadi pusat aktivitas masyarakat.

Kalimantan Post

Ketua Komisi III DPRD Kalsel, Apt. Mustakimah, mengatakan kawasan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai destinasi wisata religi dan edukasi.

“Saat ini jumlah pengunjung di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel terus meningkat. Karena itu, bersama BRIDA, kami mendorong kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Kebun Raya Banua agar dikembangkan menjadi destinasi wisata religi dan edukasi,” ujarnya saat rapat kerja bersama BRIDA Kalsel, Selasa (5/8/2026).

Menurut Mustakimah, pengembangan kawasan harus diimbangi dengan penyediaan sarana dan prasarana yang memadai, termasuk akses transportasi umum yang terintegrasi.

Ia mendorong pemerintah menyediakan fasilitas pendukung, seperti halte Bus Trans Banjarbakula, guna mempermudah mobilitas masyarakat menuju kawasan perkantoran Pemprov Kalsel.

“Kami mendorong penyediaan fasilitas umum seperti halte Bus Trans Banjarbakula agar aksesibilitas masyarakat menjadi lebih mudah dan terintegrasi secara menyeluruh,” katanya.

Menanggapi usulan tersebut, Kepala BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menyusun kajian dan riset inovasi terkait pengembangan kawasan secara komprehensif.

Kajian tersebut mencakup penguatan sarana pendukung, integrasi transportasi umum, hingga pengembangan potensi wisata religi dan edukasi di Kebun Raya Banua.

“Dengan kajian yang matang, diharapkan pengembangan kawasan ini dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus memperkuat fungsi kawasan perkantoran sebagai pusat pelayanan publik dan destinasi unggulan di Kalimantan Selatan,” ujarnya.(nau/KPO-1)

Baca Juga :  Bupati Tegaskan Komitmen Ketahanan Pangan
Iklan
Iklan