BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Kebijakan Umum Anggaran dan Plapon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) 2027 dan Kebijakan Perubahan Anggaran (KUPA) 2026 akhirnya disepakati pada paripurna istimewa peringatan Hari Jadi Provinsi ke-76, Rabu (12/8/2026).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK dihadiri Gubernur Kalsel H Muhidin dan Wakil Gubernur H Hasnuryadi menandai peringatan Harjad ke-76.
Ketua DPRD Kalsel, H Supian HK mengatakan, kesepakatan sudah tercapai, baik untuk KUA PPAS 2027 maupun KUPA PPAS 2026.
“Alhamdulillah, kita sudah menyepakati KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026,” kata Supian HK, usai paripurna dewan.
Diungkapkan, kesepakatan ini mungkin yang pertama di Indonesia, karena DPRD Kalsel dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) bekerja keras dalam menyusun APBD, bahkan rapat hingga tengah malam.
Untuk APBD 2027 direncanakan sekitar Rp8 triliun, namun tidak menutup kemungkinan terjadi penambahan dari sisi belanja daerah, dan upaya terus meningkatan pendapatan daerah.
Sementara untuk Perubahan APBD 2026 direncanakan sebesar Rp10,5 triliun, dengan proyeksi pendapatan Rp7,773 triliun, atau naik 5,16 persen.
Gubernur Kalsel, H Muhidin mengatakan, kesepakatan KUA PPAS 2027 dan KUPA PPAS 2026 menjadi kado terbaik pada peringatan hari jadi tahun ini.
“Kita sudah merampungkan ini, tinggal pembahasan lebih lanjut dan dapat segera diketok,” kata Muhidin.
Apalagi untuk anggaran perubahan 2026, sehingga harus lebih cepat selesai agar bisa segera digunakan untuk melanjutkan pembangunan daerah.
“Ini sesuai visi Kalsel Bekerja, kita bekerja bersama untuk membangun Kalsel,” tambah Gubernur.
Sebelumnya, mantan Gubernur Kalsel, H Sahbirin Noor merasa optimis pembangunan Kalsel ke arah yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat.
“Kuncinya hilangkan dendam, agar bisa bekwrja sama membangun banua,” kata Paman Birin, panggilan akrab Sahbirin Noor. (lyn/KPO-4)















