Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
HEADLINE

Gempa Bumi Guncang Bantul kab banjar

×

Gempa Bumi Guncang Bantul kab banjar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260820 WA0041 e1787230440549
Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 3,5 mengguncang wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (20/8/2026) pukul 17.20 WIB. (Antara/Repro-lPemkab Stageof BMKG Yogyakarta)

YOGYAKARTA, Kalimantanpost.com – Stasiun Geofisika (Stageof) Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa bumi tektonik magnitudo 3,5 yang mengguncang wilayah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, pada Kamis (20/8/2026) pukul 17.20 WIB terjadi akibat aktivitas Sesar Opak.

Kepala Stageof Sleman Ardhianto Septiadhi dalam keterangan di Yogyakarta, Kamis, mengatakan, episenter gempa bumi M3,5 terletak pada koordinat 7.88 LS; 110.45 BT, atau tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 kilometer arah timur laut Bantul dengan kedalaman 21 kilometer.

Kalimantan Post

“Memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Opak,” katanya.

Menurut dia, getaran gempa bumi tersebut dirasakan warga di wilayah Kabupaten Bantul dan Kota Yogyakarta III MMI (Modified Mercalli Intensity) atau getaran dirasakan seperti terdapat truk bermuatan melintas.

Getaran gempa juga dirasakan di wilayah Kabupaten Kulon Progo dan Kabupaten Sleman (DIY) serta Klaten, Solo, dan Magelang (Jawa Tengah) II MMI atau getaran dirasakan beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

“Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut,” katanya.

Stageof BMKG juga menyebut hingga pukul 17.39 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan belum ada aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).

Meski demikian, BMKG tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Selain itu, masyarakat agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” katanya. (Ant/KPO-3)

Baca Juga :  Kemeriahan Peringatan Haul ke- 5 Abad Sultan Suriansyah, Raja Banjar ke-1

Iklan
Iklan