BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Di tengah aksi massa yang memanas di depan Gedung DPRD Kalsel. Koordinator Lapangan Aksi, Irfan Naufal dan salah seorang pengunjuk rasa perempuan tiba-tiba tumbang hingga terpaksa dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Sebelum ambulance datang, pertolongan pertama sempat dilakukan dokter polisi yang bertugas di lapangan pada saat aksi berlangsung untuk mengecek kondisi pengunjuk rasa yang tengah pingsan.
Diketahui sebelumnya, demo sempat memanas setelah pengunjuk rasa kecewa karena semua tuntutan yang disampaikan tidak semua dipenuhi.
Hal tersebut memicu massa yang tergabung dari mahasiswa se-Kalsel itu berontak memaksa memasuki Gedung DPRD Kalsel.
Sempat terjadi aksi dorong-dorongan antar anggota polisi yang menghadang di depan pagar dengan mahasiswa yang memaksa untuk masuk.
Beberapa kali terdengar suara perwakilan polisi melalui microphone meminta massa aksi yang tergabung dari mahasiswa itu untuk tidak bertindak anarkis.
Selain itu, anggota polisi yang menghadang juga diminta untuk tidak terpancing agar tidak melakukan tindakan keras terhadap massa aksi yang sudah memanas.
“Ayo anak-anak mahasiswa, malam ini malam Jumat. Jadi alangkah baiknya kita pulang sama-sama,” ucap salah seorang anggota polisi menggunakan microphone. (Ham/KPO-).















