TABALONG, Kalimantanpost.com – Festival Budaya Adat Dayak Maanyan Warukin bertema “ARAI HEWU” resmi dibuka di Balai Adat Dayak Maanyan, Desa Warukin, Kecamatan Tanta, Kabupaten Tabalong, Sabtu (22/8/2026).
Pembukaan festival dihadiri Bupati Tabalong Ir. H. Muhammad Noor Rifani, S.H., S.T., M.T., Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo J., S.I.K., M.H., M.Tr.Opsla, Dandim 1008/Tabalong Letkol Inf. Alexander Allan Permadi, S.E., jajaran kepala SKPD, Forkopimca Tanta, pimpinan perusahaan, tokoh adat, tokoh masyarakat serta warga Desa Warukin. Sekitar 450 orang turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian pembukaan diawali penyambutan secara adat Dayak Maanyan kepada unsur Forkopimda, dilanjutkan pemotongan pita oleh Bupati Tabalong. Acara kemudian dimeriahkan penampilan tari adat Dayak Maanyan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Tabalong Smart, pembacaan doa, laporan panitia, sambutan bupati, serta penampilan Tari Lansia Ceria.
Bupati Tabalong mengapresiasi pelaksanaan festival yang digelar setiap tahun tersebut. Menurutnya, kegiatan budaya menjadi bagian penting dalam menjaga identitas dan warisan leluhur agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Dengan adanya festival adat Dayak Maanyan ini, marilah kita bersama-sama menjaga budaya adat Dayak agar terus dipertahankan dan dilestarikan,” ujarnya.
Festival Budaya Adat Dayak Maanyan Warukin berlangsung selama tiga hari, 21–23 Agustus 2026, di halaman Balai Adat Dayak Maanyan Desa Warukin.
Beragam kegiatan budaya dan hiburan disiapkan, mulai Festival Tarian Dayak, permainan tradisional, kuliner tradisional, stand khas Dayak, Pawai Culuk hingga Festival Musik Dayak.
Pada hari pertama, Jumat (21/8/2026), kegiatan diisi Irarami Manyuluh, penampilan Sanggar Pantingik Nawuraha Nampak, Basurah atau bercerita bersama Abed Nego, serta penampilan Sanggar Tari Sendaring Merdeka dan Sanggar Tari Rairatan.
Sementara pada hari kedua, Sabtu (22/8/2026), setelah pembukaan dilanjutkan penampilan Sanggar SMAN 1 Tanta, Sanggar Rairatan Junior dan Sanggar Meratus Lestari. Selain itu digelar perlombaan permainan tradisional anak, penampilan Sanggar Wadian Tambai, Sanggar Burung Ruai dan Sanggar Komandan, serta hiburan dari Uyau Moris ft. Poyang Jacko.
Pada hari ketiga, Minggu (23/8/2026), agenda dilanjutkan dengan Musik Dayak Maanyan, Sindrah Kumangan Isasade atau makan bersama Dayak Maanyan “Luen Mu’au”, perlombaan permainan tradisional dewasa, penilaian stand UMKM, pengumuman dan pembagian hadiah.
Acara juga dimeriahkan penampilan Sanggar Tari STKIP PGRI dan Sanggar Tari Suluh Banua, sebelum ditutup dengan hiburan dari Bellacoustic Indonesia.
Kapolres Tabalong AKBP Wahyu Ismoyo Jayawardana melalui Kasi Humas Polres Tabalong Iptu Heri Siswoyo mengatakan, Polres Tabalong bersama Polsek Tanta dan jajaran terkait melakukan pengamanan selama seluruh rangkaian festival.
“Polres Tabalong mendukung penuh kegiatan Festival Budaya Adat Dayak Maanyan Warukin. Pengamanan dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib dan kondusif sehingga masyarakat dapat mengikuti serta menikmati kegiatan budaya ini dengan nyaman,” jelasnya.
Ia menilai festival budaya tidak hanya menjadi ruang hiburan masyarakat, tetapi juga sarana mempererat kebersamaan sekaligus menjaga warisan budaya daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat dan peserta festival untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama kegiatan berlangsung. Mari kita lestarikan budaya daerah sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa,” pungkasnya.
Hingga Sabtu, rangkaian Festival Budaya Adat Dayak Maanyan Warukin berlangsung aman, tertib dan kondusif. Pengamanan melibatkan personel Polres Tabalong, Polsek Tanta, Koramil Murung Pudak-Tanta serta panitia pelaksana.(nau/KPO-1)















