BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Keputusan Emil Audero Mulyadi hengkang dari klub Liga Italia Como 1907 dan bergabung ke tim La Liga, Rayo Vallecano sudah diperhitungkan secara matang dan demi menit bermain.
Bila bertahan di Como, kans menjadi kiper utama sangat tipis, sehingga menit bermainnya minim dan akan merugikan kariernya secara pribadi maupun Timnas Indonesia.
Pemain kelahiran Mataram, Nusa Tenggara Barat, 18 Januari 1997 ini pun akhirnya memilih melakukan petualangan baru bergabung ke klub Liga Spanyol Rayo Vallecano dan tinggal pengumuman saja lagi sebagai pemain baru.
Peluang Emil mendapat menit bermain di tim ini terbuka lebar. Pasalnya, kiper utama Rayo Vallecano untuk musim 2026/27 adalah Augusto Batalla (30 tahun), Dani Cárdenas (29 tahun), serta penjaga gawang muda Adrian Molina (21).
Di musim 2025/2026 lalu, Augusto Batalla merupakan kiper utama Rayo Vallecano dan telah bermain sebanyak 34 kali, Dani Cárdenas 4 kali main serta Adrian Molina tak pernah diturunkan.
Namun, Augusto Batalla mengalami cedera saat menghadapi Alavez di pekan kedua dan Dani Cardanes menjadi penggantinya saat menghadapi Barcelona pada pekan ketiga Selasa (1/9/2026) dinihari. Rayo Vallecano pun menelan kekalahan 2-5 atas Barcelona.
Cederanya Augusto Batalla membuat Rayo Vallecano melakukan respon cepat untuk mendatangkan Kiper baru. Pilihannya jatuh kepada Kiper Indonesia, Emil Audero yang didatangkan dari Como
Cederanya Batalla membuat peluang Emil Audero sebagai kiper utama cukup terbuka, karena saingannya tinggal Dani Cardanes yang musim lalu hanya main 4.
Sementara kiper Timnas Indonesia ini di usim lalu menjalani masa peminjaman dari Como ke Cremonese sebagai kiper utama.
Emil Audero tampil dalam 34 pertandingan Serie A bersama Cremonese dengan catatan 11 nirbobol (clean sheets) dan melakukan total 125 penyelamatan dan dinobatkan sebagai kiper dengan jumlah penyelamatan terbanyak di Liga Italia Serie A musim 2025/2026. (ful/KPO-3)















