Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Kalteng

Polda Gandeng Forum Kebangsaan Tangani Karhutla

×

Polda Gandeng Forum Kebangsaan Tangani Karhutla

Sebarkan artikel ini
IMG 20260905 WA0016 e1788605410191
FORUM KEBANGSAAN - Polda Kalteng melibatkan Forum Kebangsaan Huma Betang dalam upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya. (Kalimantanpost.com/darity).

PALANGKA RAYA, Kalimantanpost.com – Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Tengah melibatkan Forum Kebangsaan Huma Betang dalam upaya penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kota Palangka Raya.

Kegiatan tersebut diawali dengan apel bersama Kapolda Kalteng yang dilaksanakan di Lapangan Mako Polda Kalteng, Sabtu (5/9/2026) pagi.

Kalimantan Post

Selanjutnya, para anggota forum bersama unsur kepolisian dan pihak terkait turut melakukan pembasahan pada area yang terdampak Karhutla.

Forum Kebangsaan diminta mengikutsertakan sekitar 100 orang yang berasal dari berbagai organisasi masyarakat (ormas) dan paguyuban. Setiap ormas dan paguyuban diminta mengirimkan sekitar 3 hingga 4 orang anggota laki-laki untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, keterlibatan berbagai komunitas masyarakat tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam menghadapi Karhutla.

Menurutnya, selama ini kegiatan pencegahan dan penanganan Karhutla sebenarnya telah berjalan di berbagai lingkungan, desa maupun kelurahan. Namun, pelaksanaannya masih cenderung berlangsung secara parsial.

“Selama ini sudah berjalan juga, tetapi masih secara parsial, yaitu di lingkungan, di desa, di kelurahan. Nah, ini kita coba untuk lebih memberikan satu semangat supaya di tingkat provinsi juga mereka bisa saling bertemu dan saling berkoordinasi,” ujar Iwan.

Ia menjelaskan, Forum Kebangsaan Huma Betang dibentuk sebagai wadah yang menghimpun berbagai komunitas dan kelompok masyarakat. Forum tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu kekuatan sosial yang membantu pemerintah dan aparat dalam menghadapi situasi Karhutla.

Mereka tugasnya juga saat ini menghadapi situasi karhutla. Bisa membantu kepolisian, satgas yang sudah dibentuk.

“Membantu, baik itu edukasi kepada masyarakat supaya jangan sampai ada yang membakar, ikut serta pemadaman, ikut serta pendinginan dan pembasahan, serta mungkin menyiapkan logistik,” jelasnya.

Baca Juga :  SMSI Kukuhkan Pokja Jaga Desa, Hasyim Djojohadikusumo Sebut Jakarta Tetap Aman

Iwan menegaskan, penanganan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Pemerintah dan aparat tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat di tingkat bawah.

Ia juga mengaitkan semangat kolaborasi tersebut dengan falsafah Huma Betang yang menjadi salah satu nilai kehidupan masyarakat Kalimantan Tengah.

“Karena memang di Kalteng ini kita memiliki satu falsafah, yaitu Huma Betang. Jadi kebersamaan, keharmonisan, gotong royong, persatuan, dan bagaimana juga menunjukkan kecintaan terhadap tanah Kalteng yang merupakan bagian dari kehidupan kita semua di sini,” pungkasnya.

Kegiatan bersama tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah, organisasi kemasyarakatan, paguyuban dan komunitas masyarakat dalam mencegah serta menangani karhutla di Kalimantan Tengah, khususnya di wilayah Kota Palangka Raya.(drt/KPO-4)

Iklan
Iklan