Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Menumbuhkan Semangat Belajar Anak Jalanan melalui EduCare Movement: Perjalanan Pendampingan Literasi hingga Showcase

×

Menumbuhkan Semangat Belajar Anak Jalanan melalui EduCare Movement: Perjalanan Pendampingan Literasi hingga Showcase

Sebarkan artikel ini
IMG 20260907 WA0012 scaled

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Perjalanan Tim PKM-PM EduCare Movement Universitas PGRI Kalimantan bersama anak-anak di Banjarmasin mencapai puncaknya melalui kegiatan Showcase EduCare, Minggu
(6/9/2026).

Program yang mengusung judul “EduCare Movement: Pendampingan Literasi Dasar Anak Jalanan melalui Pendekatan Storytelling Partisipatif untuk Meningkatkan Academic Self-Efficacy di
Banjarmasin” tersebut merupakan salah satu program PKM-PM yang berhasil memperoleh pendanaan PKM tahun 2026.

Kalimantan Post

Tim EduCare Movement menyampaikan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) atas dukungan pendanaan yang telah diberikan. Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu tim
melaksanakan berbagai rangkaian kegiatan pendampingan literasi dan pembelajaran bersama
peserta sejak Juni hingga September 2026.

Program tersebut telah berlangsung sejak Juni 2026 dengan berbagai kegiatan pendampingan literasi dan pembelajaran yang disesuaikan dengan kemampuan peserta.
Rangkaian kegiatan diawali pada 20 Juni 2026 melalui pertemuan perdana, pendataan, serta
asesmen awal kemampuan literasi dan numerasi peserta. Hasil asesmen menunjukkan adanya perbedaan kemampuan, mulai dari peserta yang masih membutuhkan pendampingan dalam mengenal dan melafalkan huruf hingga peserta yang telah memiliki kemampuan membaca dan numerasi lebih berkembang.

Kondisi tersebut menjadi dasar bagi tim untuk menerapkan pembelajaran secara adaptif. Pada 27 Juni dan 4 Juli 2026, peserta mengikuti Kelas Literasi Dasar EduCare dengan materi membaca, menulis, dan berhitung yang diberikan sesuai dengan tingkat kemampuan masing-masing.

Ketua Tim EduCare Movement, Mayada Putri, mengatakan pendekatan tersebut diterapkan karena setiap peserta memiliki kemampuan dan kebutuhan belajar yang berbeda.

“Sejak awal, kami melihat bahwa kemampuan setiap anak berbeda-beda. Jadi, kami menyesuaikan materi dan cara pendampingannya dengan kemampuan masing-masing anak. Harapannya, semua
anak bisa belajar dengan nyaman dan tetap semangat untuk mencoba,” ujarnya.

Baca Juga :  Bungkam Genoa 4-1, Klub Milik Pengusaha Indonesia, ComoPuncaki Liga Itali

Selain pendampingan literasi, EduCare Movement juga menggunakan kegiatan yang lebih interaktif.

Pada 5 Juli 2026, peserta mengikuti Balogo Smart Math yang memadukan permainan tradisional dengan latihan matematika. Peserta juga diberi kesempatan membuat soal matematika sendiri.
Pendekatan Storytelling Partisipatif turut menjadi bagian penting dalam program. Pada 11 Juli 2026, kegiatan mengangkat tema “Belajar dan Meraih Cita-Cita”.

Peserta tidak hanya mendengarkan
cerita, tetapi juga diajak memberikan tanggapan dan menyampaikan pendapat. Kegiatan storytelling kembali dilaksanakan dengan berbagai tema, termasuk bersama Duta Kampus Universitas PGRI Kalimantan pada 22 Agustus 2026.

Kegiatan pembelajaran juga dikembangkan melalui EduCare Lingkungan pada 25 Juli 2026,
pemutaran film animasi Jumbo pada 9 Agustus 2026, serta berbagai permainan dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan pada 16 Agustus 2026.

Sementara itu, pada 23 Agustus 2026, peserta mengikuti tiga EduGames, yakni Memory Run, Susun Kata, dan Congklak Pintar. Permainan tersebut dirancang untuk melatih daya ingat, kemampuan bahasa, ketelitian, kerja sama, dan numerasi.

Menjelang akhir program, tim kembali memberikan pemantapan materi pada 29 Agustus 2026 sesuai tingkat kemampuan peserta. Selanjutnya, 5 September 2026 dilaksanakan post-test dan
evaluasi akhir untuk melihat kembali hasil pembelajaran serta menjadi bahan refleksi terhadap
pelaksanaan program.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup melalui Showcase EduCare pada 6 September 2026. Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi peserta untuk menyampaikan pesan dan kesan, berbagi pengalaman serta menunjukkan kemampuan dan karya yang telah diperoleh selama mengikuti program.

Tim PKM-PM EduCare Movement Universitas PGRI Kalimantan
bersama peserta dalam kegiatan Showcase EduCare, Minggu (6/9/2026) Program EduCare Movement merupakan salah satu kegiatan PKM-PM yang memperoleh pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa tahun 2026.

Tim EduCare Movement menyampaikan erima kasih kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) atas dukungan pendanaan yang telah diberikan.

Baca Juga :  Dewan Setujui Perubahan APBD 2026

Dukungan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu tim melaksanakan rangkaian kegiatan pendampingan literasi dan pembelajaran bersama peserta hingga program dapat terlaksana.

Bagi Tim EduCare Movement, berakhirnya rangkaian kegiatan bukan berarti berakhir pula semangat belajar yang telah dibangun. Program ini menjadi pengalaman bersama bahwa proses pendidikan dapat dimulai dari hal-hal sederhana, seperti keberanian membaca satu kata, menyelesaikan satu
soal, menyampaikan pendapat, atau mencoba kembali setelah mengalami kesulitan.

Melalui EduCare Movement, tim berharap pengalaman selama program dapat terus menjadi bekal bagi peserta untuk tetap berani belajar, bertanya, mencoba, dan mengembangkan kemampuan mereka dalam kehidupan sehari-hari. (ful/KPO-3)

Iklan
Iklan