Kalimantan Post - Aspirasi Nusantara
Baca Koran
Space Iklan
Space Iklan
Iklan Utama
Banjarmasin

Bukan Sekadar Kuliah, FSI Uniska Bidik Lulusan Berdaya Saing

×

Bukan Sekadar Kuliah, FSI Uniska Bidik Lulusan Berdaya Saing

Sebarkan artikel ini
IMG 20260908 WA0058
Kegiatan PKKMB Fakultas FSI. (KP/Repro)

BANJARMASIN, Kalimantanpost.com – Fakultas Studi Islam (FSI) Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari tak ingin mahasiswa hanya datang ke kampus, mengikuti perkuliahan, lalu pulang membawa ijazah.

Sejak awal perkuliahan, mahasiswa baru didorong menjadi bagian dari proses membangun fakultas yang lebih unggul, adaptif, dan memiliki keterkaitan kuat dengan kebutuhan dunia kerja.

Kalimantan Post

Pesan itu disampaikan Dekan FSI UNISKA Akhmad Hulaify, S.H.I., M.Si., saat membuka Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKK-MB) 2026, 8-9 September 2026.

Menurut Hulaify, PKK-MB bukan sekadar agenda seremonial untuk mengenalkan lingkungan kampus. Momentum tersebut menjadi titik awal membangun karakter dan orientasi akademik mahasiswa selama menempuh pendidikan di FSI.

Ia menekankan mahasiswa harus memiliki karakter Islami, integritas, semangat keilmuan, dan akhlak mulia. Nilai-nilai tersebut menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk menghadapi perubahan dan persaingan setelah lulus.

Di saat yang sama, FSI terus memacu pengembangan program studi, khususnya Hukum Ekonomi Syariah dan Ekonomi Syariah, agar mampu mencapai predikat unggul dan semakin relevan dengan perkembangan kebutuhan masyarakat.

Pengembangan kualitas dosen menjadi salah satu perhatian. Demikian pula kurikulum yang dinilai harus terus diperbarui agar tidak tertinggal dari dinamika dunia kerja dan perkembangan ekonomi syariah.

IMG 20260908 WA0059

FSI juga membuka ruang kolaborasi yang lebih luas antara mahasiswa, dosen, lembaga pemerintahan, dunia usaha, dan berbagai instansi terkait.

Kolaborasi itu dapat diwujudkan melalui program magang, penelitian, maupun kegiatan akademik lainnya. Mahasiswa tidak hanya ditempa melalui teori di ruang kuliah, tetapi juga diperkenalkan dengan persoalan nyata di lapangan.

“Mudah-mudahan dengan mahasiswa baru ini kita bisa berkolaborasi dalam mencapai unggul, baik melalui magang, penelitian, pengembangan sumber daya dosen, maupun kurikulum dan kerja sama dengan instansi dunia kerja,” kata Hulaify.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD Kalsel Terima Kunker DPRD Gunung Mas, Bahas Penyusunan Produk Hukum Daerah

Menurutnya, sinergi dengan dunia kerja menjadi penting agar kompetensi lulusan tidak berhenti pada kemampuan akademik. Lulusan harus memiliki pengalaman, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan yang dibutuhkan ketika memasuki dunia profesional.

Karena itu, gagasan kampus berdampak menjadi salah satu arah yang ingin diperkuat FSI UNISKA. Perguruan tinggi diharapkan tidak hanya menghasilkan sarjana, tetapi juga melahirkan sumber daya manusia yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Dengan masuknya mahasiswa baru 2026, FSI UNISKA melihat ada energi baru untuk mempercepat agenda tersebut. Mahasiswa bukan sekadar peserta didik, tetapi bagian dari ekosistem yang ikut menentukan masa depan fakultas.

“Kita ingin mahasiswa FSI memiliki integritas, semangat keilmuan dan akhlak mulia. Mereka harus mampu menjadi lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan dampak bagi masyarakat,” pungkasnya. (Fin/KPO-1)

Iklan
Iklan