Napi Kendalikan Istri Edarkan Shabu

BANJARMASIN, KP – Kelewatan nekat dilakukan seorang narapidana berinisial MY alias Yahya (26), yang mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Teluk Dalam Banjarmasin.

Betapa tidak, di balik jeruji besi ia masih bisa kendalikan peredaran narkoba jenis shabu-shabu. Parahnya barang haram tersebut didistribusikan di luaran oleh sang istri berisial Hyi alias Elsi (23).

Dari keterangan, Senin (14/10), semua itu terungkap setelah Elsi tertangkap anggota Subdit III Dit Resnarkoba Polda Kalsel.

“Iya ada diamankan, dan melibatkan suami-istri,” kata Direktur Resnarkoba Polda Kalsel, Kombes Pol Wisnu W melalui Kabag Opsnal, AKBP Sigit Kumoro dan Kasubdit III, Kompol Diaz Sasongko, kepada wartawan.

Untuk suaminya masih menjalani hukuman kasus sama dan di luaran masih mengedarkan, namun dilakoni istrinya dengan kendali sang suami.

“Selain istri jadi tersangka, diperiksa dan ditahan, juga pihkanya jemput MY, suaminya untuk diperiksa juga,” tambah Diaz Sasongko.

Diketahui tersangka Hyi ditangkap saat transaksi shabu di depan salah satu depot makanan di Jalan Sultan Adam, Kelurahan Surgi Mufti Kecamatan Banjarmasin Utara, Rabu (9/10) lalu, sekitar pukul 16.00 WITA.

Berita Lainnya
1 dari 853
Loading...

Saat dilakukan penggeledahan, didapat satu paket shabu.

Kemudian dikembangkan lagi ke rumah tersangka di Jalan Mesjid Jami Gang HM Yasin Bedakan Pintu Kelurahan Surgi Mufti Banjarmasin Utara di Jalan Belitung Darat Gang Emas Urai Kuin Cerucuk, ditemukan 18 paket shabu serta sebuah timbangan digital.

Hasil pememeriksaan, Hyi mengaku dirinya berbisnis shabu itu dikendalikan suaminya dari dalam Lapas.

“Karena pengakuan itulah, maka suami tersangka terpaksa anggota jemput dari lapas untuk dimintai keterangan,” jelas AKBP Sigit Kumoro.

Kemudian dari anggota Subdit II, juga ada mengamankan tersangka pengedar pil ekstasi pada Kamis (10/10) lalu sekitar pukul 15.50 WITA.

Untuk TKP di Jalan Kelayan B Gang Gembira Banjarmasin Selatan.

Tersangka, ER (38) dan barang bukti disita 14 butir pil ekstasi logo Tulip, 3 butir logo Gold, dan itu disimpan tersangka di dalam sebuah boneka yang ada di lantai ruang tamu. (K-2)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya