Walikota Sampaikan RAPBD Tahun Anggaran 2020

Banjarmasin, KP – Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Banjarmasin tahun 2020 dianggarkan hanya sebesar Rp1.484.547.911.456. Estimitasi anggaran untuk pembiayaan jalannya penyelenggaraan pemerintaan dan pembangunan ini menurun dibanding APBD tahun 2019 ditetapkan sebesar Rp1.543.240.204.050.

Hal itu terungkap ketika Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina menyampaikan RAPBD tahun 2020 dalam rapat paripurna tahap I DPRD Kota Banjarmasin berlangsung, Jumat (25/10). Dari seluruh pendapatan daerah itu dirincikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp344.660.500.000 meningkat dibanding APBD tahun 2018 yaitu sebesar Rp296.460.000.000.

Dana perimbangan dianggarkan Rp963.344.542.456 atau naik dibanding tahun 2019 sebesar Rp846 miliar lebih. Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah dianggarkan Rp176 542.869.000 mengalami penurunan dibanding tahun 2019 Rp190 miliar lebih.

Sedangkan untuk belanja daerah tahun 2020 diestimasi sebesar Rp1.823.862.617.098. berkurang 6,58 persen dibanding APBD tahun 2019. Seluruh belanja daerah itu dirincikan untuk Belanja Tidak Langsung (BTL) dianggarkan Rp841.670.252.549 atau berkurang 2,93 persen. Sedangkan Belanja Langsung (BL) dianggarkan Rp982.192.364.549 turun 9,48 persen.

Sementara pembiayaan daerah tahun 2020 terdiri dari penerimaan pembiayaan sebesar Rp354.314.705.643 dari sisa lebih perhitungan anggaran 2019 dan pengeluaran pembiayaan daerah sebesar Rp15 miliar.

Dalam sambutannya Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengemukakan, permasalahan utama belanja daerah haruslah ditangani dan diselesaikan secara cermat dengan lebih mempertajam sekala prioritas.

“Menyadari urgensi tersebut, Pemko Banjarmasin kemudian mencermatinya dengan menginventarisir berbagai permasalahan dalam pengalokasian belanja daerah pada APBD tahun 2020 ini,’’ tandas walikota.

Berita Lainnya
1 dari 1.786
Loading...

Dalam rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Banjarmasin yang dihadiri juga Wakil Walikota Hermansyah dan Sekda Kota Banjarmasin Hamli Kursani serta kepala SKPD ini, seluruh fraksi dewan dalam pemandangan umumnya menyatakan, dapat menerima RAPBD tahun anggaran 2020 untuk dibahas lebih lanjut antara pihak dewan dengan Pemko Banjarmasin.

Fraksi Partai Golkar menilai, jika mengamati postur APBD tahun anggaran 2020, Pemko Banjarmasin tampaknya tetap optimis, khususnya terkait dalam peningkatan PAD yang ditargetkan mengalami peningkatan cukup siginifikan yang diestimasi Rp344 miliar lebih ditengah ketidakpastian ekonomi global saat ini.

Meski demikian Fraksi Partai Golkar dalam pemandangan umumnya disampaikan juru bicara Ir H Sukhrowardi MAP menilai struktur APBD Kota Banjarmasin tahun 2020 masih ada kekurangan optimisan, khususnya dalam menggali lebih serius komponen PAD, utamanya khusus hasil retribusi daerah.

“Hal ini setidaknya terlihat dari proyeksi yang malah turun sebesar 2,57 persen dibanding target tahun 2019 lalu,’’ kata F-Golkar dalam pemandangan umumnya.

Menurut F-Golkar, hal sama juga terlihat pada komponen PAD dari hasil pajak daerah yang hanya diproyeksikan naik 2,49 persen. Padahal dengan upaya intens dari Pemko Banjarmasin maupun Pemprov Kalsel dalam melaksanakan even nasional hingga internasional yang diselenggarakan di Kota Banjarmasin, harusnya proyeksi hasil pajak daerah dapat lebih ditingkatkan minimal di atas angka 5 persen.

Sementara Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) dalam pemandangan umumnya dibacakan, Amalia Handayani mengharapkan, agar Pemko Banjarmasin terus menjaga komitmen bahwa setiap anggaran dikelola secara efektif serta efisien dalam kerangka meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan warga Banjarmasin.

Dalam kesempatan itu F-PAN juga berharap, agar Pemko Banjarmasin untuk dapat menekan masih tingginya angka pengangguran dengan membuka lapangan kerja baru dengan membuka investasi seluas-luasnya bagi dunia usaha dengan memberikan kemudahan berbagai pelayanan perizinan. (nid/K-5)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya