Bambu Melimpah, Lucunya Tusuk Sate di Kalsel Dipasok dari Jawa

254

Banjarbaru, KP – Kekayaan hutan di Kalsel tidak hanya mencakup kayu semata,  namun jauh dari itu semua provinsi tertua di Kalimantan ini juga memiliki bambu yang melimpah.

Bambu merupakan bahan utama pembuatan tusuk sate. 

Sayangnya, meski disokong kekayaan alam hutan bambu provinsi ini masih mendatangkan tusuk sate dari pulau jawa tepatnya Kota Malang, Jawa Timur.

Beberapa tahun ke belakang belum ada yang memproduksi tusuk sate di Kalsel.  Padahal, secara kebutuhan penggunaan tusuk sate di Kalsel cukup tinggi.

Di Kota Banjarmasin saja, jelas Kepala Dinas Kehutanan Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq, kebutuhan tusuk sate per bulan kurang lebih 2 ton. 

“Belum lagi di Kota Banjarbaru,  Kabupaten Banjar dan daerah-daerah lainnya,” katanya, Selasa (12/11).

Melihat fakta tersebut menurut Hanif,  pihaknya terpacu memproduksi tusuk sate bersama pihak terkait. 

Posisi saat ini Provinsi Kalsel sudah memiliki mesin produksi tusuk sate dan akan segera memenuhi kebutuhan tusuk sate dan tusuk gigi bambu.

“Agak lucu sebenarnya, kita yang punya bambu melimpah tusuk sate masih mendatangkan dari luar.

Alhamdulillah kemarin kita sudah kirim 2 ton tusuk sate ke Provinsi Kalimantan Timur,” tuturnya.

Dikatakan Hanif, hutan bambu di Kalsel melimpah terutama di Hulu Sungai.

“Bahan baku kita tidak kekurangan. Dalam tiga tahun bambu sudah bisa diproduksi. Target kita memproduksi tusuk sate 12 ton per bulan.

Kita optimis Kalsel tidak lagi impor tusuk sate,” beber Hanif. (mns/K-2)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...