DPRD Bartim Minta Desa Kembangkan Olah Raga

Tamiang Layang , KP – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Barito Timur Ariantho S Muler meminta desa – desa dan kelurahan yang ada di kabupaten Bartim untuk dapat  mengembangkan olah raga sesuai minat dan keinginan masyarakat agar bakat generasi kita dapat tersalurkan.

“Olah raga yang dikembangkan seperti sepak bola, futsal, voli maupun olahraga lainnya yang diminati warga agar lahir atlet-atlet dari desa yang bisa diikutsertakan dalam pekan olahraga tingkat kabupaten, provinsi maupun nasional,” kata Ariantho S Muler,Senin ( 4/11 ).

Menurut pria yang juga menjabat sebagai Ketua Harian Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) Barito Timur itu, dalam Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) ke-11 di Muara Teweh tahun 2018 kemarin, Kabupaten Barito Timur berhasil meraih kemenangan dengan peringkat 10 besar.

Medali yang di raih yakni sembilan medali emas, sembilan medali perak dan 14 medali perunggu, dengan total perolehan medali sebanyak 32 medali.

Prestasi membanggakan ini patut dipertahankan dengan terus mengembangkan atlet di daerah. KONI Barito Timur sangat mengapresiasi semua pihak yang mendukung muncul dan berkembangannya atlet di daerah.

Berita Lainnya
1 dari 485
Loading...

Selain berinovasi di bidang olahraga, Pemerintah Desa juga diharapkan bisa berinovasi menumbuh kembangkan usaha ekonomi kreatif masyarakat setempat.

“Yang dilakukan Desa Mangkarap dalam memperingati festival olahraga, Seni dan budaya memperingati HUT Desa Mangkarap ke-10 tahun, Hari Jadi Kabupaten Barito Timur ke-17 tahun, Hari Proklamasi Kemerdekaan RI ke-74 tahun dan bulan Bhakti Karang Taruna ke-59 tahun telah menggairahkan olahraga dan ekonomi kreatif masyarakat. Hal ini patut di contoh desa-desa lainnya,” kata Ariantho.

Ariantho juga mengatakan Pemerintah Kabupaten Barito Timur telah merumuskan untuk membangun kekuatan di wilayah pedesaan. Salah satu upayanya, yakni dengan mendorong supaya pemerintahan desa bisa berinovasi dan lebih peka untuk menggali potensi ekonomi warga. Seperti, dalam hal pengembangan potensi unggulan di bidang agro bisnis maupun usaha kuliner dan penganan hingga pengembangan potensi wisata di desa.

Dorongan yang dilakukan pemerintah daerah merupakan tindaklanjut dari  pemerintah pusat melalui gelontoran anggaran ke masing-masing desa sehingga modal yang diberi oleh pemerintah ini bisa digunakan dan dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi yang ada di desa tersebut.

“Jika anggaran tersebut digunakan untuk menggali potensi ekonomi, masyarakat di wilayah mereka akan sejahtera, baik di bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur,” katanya.

Terlebih lagi Kabupaten Barito Timur merupakan pintu gerbang Kalteng menuju ibukota negara yang baru di wilayah Kaltim.(Vna/k-8)

loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Situs ini menggunakan Cookie untuk meningkatkan Kecepatan Akses Anda. Silahkan Anda Setujui atau Abaikan saja.. Terima Selengkapnya