163 Calon Panwascam Ikuti Tes Socrative

TES SOCRATIVE - Sebanyak 163 Calon Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) saat mengikuti tes socrative yang berlangsung di Poskam UIN Antasari Banjarmasin, Jumat (13/12). (KP/Amir)
6.874

Banjarmasin, KP – Sebanyak 163 peserta Seleksi Calon Anggota Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) untuk Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2020 mengikuti tahapan tes socrative, semacam tes tertulis online serempak se-Indonesia.

Tes tertulis dilaksanakan di Ruangan Pusat Komunikasi (Poskom) Universitas Islam Negeri (UIN) Antasari Banjarmasin, Jumat (13/12). Diketahui dari 163 calon Panwascam itu, 4 diantaranya diikuti berlatar belakang profesi wartawan.

“ Calon Panwascam yang mengikuti test online ini adalah mereka yang dinyatakan lulus seleksi administrasi,’’ kata Wakil Koordinator Divisi Sumber Daya Manusia Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, Drs Munawar Khalil, kemarin di ruang kerjanya.

Menurutnya, tes bagi para peserta, berlangsung cepat, karena usai tes tertulis dilaksanakan secara online. Besok Sabtu (11/12), lanjutnya, tahapan tes diteruskan tes wawancara yang digelar hingga Minggu (15/12), di Sekretariat Bawaslu Kota Banjarmasin.

Untuk kesiapan ujian online tersebut, menurut Khalil, sudah disiapkan secara maksimal oleh Kelompok Kerja (Pokja) Pembentukan Panwaslu Kecamatan. Semula, dia sebutkan ada 173 pendaftar, namun hanya 163 dinyatakan lulus seleksi administrasi.

“Seleksi ini untuk memilih 15 orang terbaik melalui seleksi ketat,’’ kata Munawar Khalil.

Dikemukakan, melalui seleksi ketat ini, karena tugas Panwascam sangat strategis dan berat dalam melaksanakan tugasnya nanti dalam pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar 23 September 2020.

Pada bagian lain mantan Wakil Sekretaris Persatuan Wartawan Imdonesia (PWI) Kalsel itu mengemukakan, demi kelancaran pelaksanaan tes, pihak panitia telah berkoordinasi dan mengrimkan surat kepada PT PLN agar selama berlangsung tes tidak melakukan pemadaman aliran listrik .

“ Masalahnya, karena tes pakai sistem socrative menggunakan komputer, sehingga jika terjadi pemadaman listrik kelancaran tes akan terganggu,’’ ujarnya.

Meski demikian Munawar mengatakan, untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan pihak panitia telah menyiapkan mesin generator berkapasitas besar. Antispasi ini, sekedar untuk berjaga-jaga jika terjadi pemadaman listrik secara mendadak. (nid/K-5)

Loading...
Berlangganan via E-MAIL
Berlangganan via E-MAIL

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loading...